Kamis, 03 Juni 2010

SILABUS TRAINING KONSTRUKSI- ELECTRICAL- MECHANICAL- INDUSTRIAL- SAFETY- K3

AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI (HSE - CONSTRUCTION)

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi ini ditujukan bagi Management Representative, OH&S Professional, Team leader dan General Superintendent Proyek Konstruksi, diselenggarakan berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. Kep 20/DJPPK/2004 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan, di mana setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan wajib memiliki Ahli Muda K3 Konstruksi dan merupakan tanggung jawab penyedia Jasa Konstruksi (Kontraktor). Oleh karena itu, mengikuti pelatihan bersertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi yang berlandaskan pada OHSAS 18001:1999 (Occupational Health & Safety Assessment Series) merupakan pilihan yang sangat tepat untuk penyelenggaraan konstruksi yang aman dan sehat. Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi ini diakui baik secara Nasional maupun Internasional.

Materi :
1. Undang-undang, Standar dan Aturan K3
2. Manajemen dan Administrasi K3
3. K3 Pekerjaan Konstruksi
4. K3 Peralatan Konstruksi
5. K3 Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal
6. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
7. Higiene Perusahaan dan Proyek
8. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi
9. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah seminar

Tujuan :
• Memahami Sistem Manajemen K3 berdasarkan OHSAS 18001:1999
• Memahami bagaimana menangani pekerjaan dan peralatan K3 pada proyek konstruksi
• Melatih kesiagaan terhadap ancaman keselamatan pada proyek konstruksi
• Mengetahui berbagai hal yang menyangkut kesehatan di tempat kerja atau proyek

Durasi : 5 hari
________________________________________

AHLI MADYA K3 KONSTRUKSI
Pendahuluan :
Pelatihan Bersertifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi ini merupakan kompetensi K3 Konstruksi tingkat lanjut (dapat memberikan bimbingan dan pengawasan langsung bagi para Ahli Muda K3 Konstruksi di lapangan) dan ditujukan bagi mereka yang telah memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi minimal 3 tahun, diselenggarakan berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. Kep 20/DJPPK/2004 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan. Oleh karena itu, mengikuti pelatihan bersertifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi yang berlandaskan pada OHSAS 18001:1999 (Occupational Health & Safety Assessment Series) merupakan pilihan yang sangat tepat untuk penyelenggaraan konstruksi yang aman dan sehat. Sertifikat Ahli Madya K3 Konstruksi ini diakui baik secara Nasional maupun Internasional.
Materi :
1. K3 Ruang Tutup
2. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif
3. Manajemen Resiko
4. Kesiagaan dan Sistem Pemadaman
5. Manajemen Konstruksi
6. Pengetahuan Teknik Konstruksi
7. Pengetahuan Auditing K3
8. Manajemen Pelatihan & Kesadaran K3
9. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah Seminar

Tujuan :
• Memahami SMK3 lanjut berdasarkan OHSAS 18001:1999
• Memahami bagaimana mengantisipasi dan mengelola resiko di proyek konstruksi
• Melatih kesiagaan dan sistem pemadaman
• Memahami bagaimana melatih dan membimbing bawahan tentang K3 di proyek konstruksi

Durasi : 5 hari
________________________________________

TEKNISI K3 LISTRIK

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi K3 Listrik ini ditujukan bagi para teknisi listrik yang terlibat dalam perencanaan, instalasi dan pemeliharaan bidang kelistrikan dengan pengalaman di bidang kelistrikan lebih dari 2 tahun, diselenggarakan berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan No. Kep 311/BW/2002 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Teknisi Listrik, bahwa listrik mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan tenaga kerja dan orang lain yang berada di dalam lingkungan tempat kerja, dan mengancam keamanan bangunan beserta isinya, maka setiap teknisi yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, pengoperasian, pemeliharaan, pemeriksaan, pengujian dan perbaikan instalasi listrik harus memenuhi syarat kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja listrik yang dibuktikan dengan sertifikat dan lisensi keselamatan dan kesehatan kerja listrik

Materi :
1. Peraturan perundangan keselamatan dan kesehatan kerja listrik
2. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja listrik
3. Dasar-dasar teknik instalasi listrik
4. Identifikasi bahaya listrik dan Sistem pengamanan
5. Persyaratan instalasi listrik ruang khusus
6. Sistem proteksi bahaya petir
7. Klasifikasi pembebanan
8. Pengukuran listrik (Teori dan Praktek)
9. Pertolongan pertama kecelakaan listrik

Tujuan :
• Memahami kesehatan dan keselamatan kerja di bidang kelistrikan
• Memahami bagaimana menangani instalasi listrik yang aman (bebas dari bahaya)
• Memahami dan menguasai pengukuran listrik
• Mengetahui cara-cara pertolongan pertama pada kecelekaan listrik (P3K listrik)

Durasi : 5 hari
________________________________________

PETUGAS PERAN KEBAKARAN - (SAFETY & FIRE PROTECTION)

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Petugas Peran Kebakaran ini ditujukan bagi petugas yang ditunjuk dan diserahi tugas tambahan untuk mengidentifikasi sumber-sumber bahaya dan melaksanakan upaya-upaya penanggulangan kebakaran dan satuan tugas khusus yang mempunyai tugas fungsional di bidang penanggulangan kebakaran, diselenggarakan berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No.Kep.186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja di mana ditentukan sekurang-kurangnya 2 orang petugas peran kebakaran untuk setiap jumlah tenaga kerja 25 orang. Oleh karena itu, mengikuti pelatihan bersertifikasi Petugas Peran Kebakaran merupakan langkah proaktif untuk mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran di tempat kerja.
Materi :
1. Kebijakan K3
2. Norma-norma K3 Penanggulangan Kebakaran
3. Teori Api dan anatomi kebakaran
4. Sistem proteksi kebakaran
5. Teori pemadaman APAR Hidrant
6. Praktek pemadaman (APAR, Hidrant)
7. Fire Emergency Response Plan
8. PPGD & SCBA

Tujuan :
• Mampu mengidentifikasi adanya faktor yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran
• Mampu memadamkan kebakaran pada tahap awal
• Mampu mengarahkan evakuasi orang dan barang
• Mampu mengamankan lokasi kebakaran

Durasi : 5 hari
________________________________________
AHLI MANAJEMEN PROYEK - (PROJECT MANAGEMENT)

Pendahuluan :
Pelatihan Bersertifikasi Ahli Manajemen Proyek (Qualified Project Practitioner) ini ditujukan bagi para Project Manager, Site Manager, General Superintendent/Designer Coordinator, Team Leader, Project Team (Supervisor), Field/Site Engineer, Office Engineer/Planning Engineer/analyst/Programmer & Scheduler/Cost Manager/Quantity Surveyor (Cost Engineer)/Network and System Enginer/Quality Control (Manager for Quality Control/Inspector) dengan pengalaman kerja minimum 3 tahun (S1) atau 6 tahun (D3), yang saat ini sedang menangani proyek dengan resiko menengah hingga tinggi. Kompetensi Ahli Manajemen Proyek berdasarkan PMBOK (Project Body of Knowledge) yang dikeluarkan oleh Project Management Institute (PMI). Sertifikasi Ahli Manajemen Proyek ini bekerjasama dengan Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI) dan diregistrasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

Materi :
1. Cost Management
2. Time Management
3. Risk Management
4. Quality Management
5. Procurement Management
6. Human Resources Management
7. Project Communication Management
8. Project Integration Management

Tujuan :
• Memahami Manajemen Proyek berdasarkan PMBOK yang dikeluarkan oleh PMI
• Memiliki kompetensi untuk mengelola proyek dengan resiko menengah hingga tinggi
• Memiliki sikap yang lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan suatu proyek

Durasi : 5 hari

________________________________________

MANAJER PROYEK MADYA

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Manajer Proyek Madya (Register Project Manager) ini ditujukan bagi para Project Manager, Site Manager, General Superintendent/Designer Coordinator, Team Leader, Project Team (Supervisor), Field/Site Engineer, Office Engineer/Planning Engineer/analyst/Programmer & Scheduler/Cost Manager/Quantity Surveyor (Cost Engineer)/Network and System Enginer/Quality Control (Manager for Quality Control/Inspector) dengan pengalaman kerja minimum 5 tahun (S1) atau 8 tahun (D3), yang saat ini sedang menangani proyek dengan resiko menengah hingga tinggi. Kompetensi Ahli Manajemen Proyek berdasarkan PMBOK (Project Body of Knowledge) yang dikeluarkan oleh Project Management Institute (PMI). Sertifikasi Ahli Manajemen Proyek ini bekerjasama dengan Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI) dan diregistrasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).
Materi :
1. Problem Analysis in Project Management
2. Advanced Project Cost Management
3. Adavanced Project Time Management
4. Advanced Project Risk Management
5. Problem Solving of Quality Management
6. Review of Procurement Management
7. Problem Solving of Project HRM and Communication
8. Review of Project Integration Management
9. Assignments and Presentation

Tujuan :
• Menguasai Manajemen Proyek berdasarkan PMBOK yang dikeluarkan oleh PMI
• Memiliki kompetensi untuk mengelola proyek dengan kompleksitas dan resiko tinggi
• Memiliki sikap profesional dalam pengelolaan suatu proyek

Durasi : 5 hari

________________________________________

TEKNISI SURVEY PEMETAAN - (SURVEYING & MAPPING)

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi Survey Pemetaan ini ditujukan bagi para surveyor yang bekerja di konsultan, kontraktor, owner, perguruan tinggi dan perorangan yang ingin meningkatkan kompetensinya di bidang survey dan pemetaan. Pengukuran dan pemetaan memakai prinsip “ working from whole to part “, di mana ketelitian dalam pengukuran lapangan dituangkan dalam suatu peta yang sangat bermanfaat bagi penggunanya. Kompetensi Teknisi Survey Pemetaan ini sangat penting dikarenakan merupakan langkah awal dari suatu pekerjaan dengan kompleksitas dan resiko yang tinggi. Sertifikasi Teknisi Survey Pemetaan diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) yang diakui secara nasional.

Materi :
1. Etika Profesi, Etos Kerja & UUJK
2. K3
3. Pengetahuan Alat-alat Ukur
4. Penentuan Posisi Vertikal
5. Penentuan Azimut Matahari
6. Pemetaan Situasi dan Stake Out
7. Praktek Pengukuran di Lapangan
8. Studio Gambar

Tujuan :
• Memahami prinsip-prinsip dalam pekerjaan survey dan pemetaan
• Memiliki kompetensi dalam pengukuran posisi vertikal dan azimut matahari
• Memiliki kompetensi dalam teknik pemetaan

Durasi : 5 hari

________________________________________

TEKNISI K3 PERANCAH - (SCAFFOLD SAFETY)

Pendahuluan :

Pelatihan Teknisi K3 Perancah ini ditujukan bagi para teknisi perancah dalam upaya penerapan K3 pada pemasangan, pembongkaran, penggunaan perancah secara aman guna menunjang pekerjaan di pabrik-pabrik dan konstruksi bangunan. Perancah dapat dipakai untuk keperluan pemasangan atau sebagai alat bantu dalam menjangkau pekerjaan-pekerjaan di tempat yang tinggi dengan pekerjaan sederhana seperti pengecatan, pemasangan lampu, sampai pekerjaan berat seperti pengecoran beton pada bangunan bertingkat. Sertifikasi Teknisi K3 Perancah dikeluarkan oleh Depnakertrans dan berlaku secara nasional.
Materi :
1. Peraturan Perundangan K3 Konstruksi
2. Pengetahuan Dasar Perancah
3. Jenis-jenis Perancah
4. Standar dan Pedoman Teknis Perancah
5. Dasar-dasar Perhitungan Perancah
6. Supervisi dan Pemeriksaan Perancah
7. Penggunaan Perancah Yang Aman
8. Pemasangan dan Pembongkaran Perancah yang aman
9. Praktek Perancah
Tujuan :
• Memahami peraturan perundangan K3 Konstruksi
• Memiliki kompetensi dalam teknik perancah
• Memahami prosedur yang aman dalam pekerjaan perancah

Durasi : 5 hari

________________________________________

TEKNISI K3 MESIN FORKLIFT

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi K3 Mesin Forklift ini ditujukan bagi para operator mesin forklift agar dalam melaksanakan pekerjaannya dapat mengikuti prosedur yang aman baik dalam pengoperasian maupun pemeliharaan mesin forklift. Kompetensi K3 Mesin Forklift sangat dibutuhkan untuk menjaga kelancaran operasional perusahaan dan keamanan personil operator forklift maupun rekan-rekan lainnya di perusahaan. Sertifikasi Teknisi K3 Mesin Forklift dikeluarkan oleh Depankertrans.
Materi :
1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970
2. Permenaker No. 05 tahun 1985
3. Pengetahuan Dasar Forklift
4. Penggerak Mula ( Motor Bakar )
5. Dasar-Dasar Hydraulic
6. Sebab-sebab Kecelakaan Forklift
7. Daftar Beban Kerja dan Pengaruh Beban Aman
8. Dasar-Dasar Pengukuran Kapasitas
9. Pengoperasian Forklift
10. Perawatan & Pemeliharaan
11. Praktek Pengoperasian

Tujuan :
• Memahami Peraturan dan Perundangan K3
• Memahami prosedur pengoperasian dan pemeliharaan mesin forklift
• Mampu mengoperasikan mesin forklift sesuai pedoman K3

Durasi : 5 hari
________________________________________
TEKNISI K3 CRANE

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi K3 Crane ini ditujukan bagi operator crane agar dalam pemasanga, pengoperasian dan pembongkaran crane dapat dilakukan dengan aman. K3 Crane di industri konstruksi berperanan penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan crane, terutama pada saat ereksi (pemasangan), operasi, pemeliharaan dan pembongkaran. Pihak manajemen tower crane bertanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanannya sehingga harus benar-benar memastikan hal-hal sebagai berikut:
• Pemasangan dan pembongkaran tower crane harus oleh orang-orang yang berkompetensi dibidangnya
• Hanya operator yang berkompetensi yang boleh mengoperasikannya
• Dilakukan inspeksi secara ketat untuk memastikan kelayakan pakai
• Hanya orang yang berkompetensi untuk merencanakan sistim pemeliharaan yang tepat
• Selalu dilakukan pemeriksaan kondisi dan uji coba sebelum dioperasikan

Materi :

1. Undang-undang No.1 Tahun 1970
2. Permenakertrans No.1/Men/1980
3. Surat Keputusan Bersama Menaker dan PU
4. Dasar-dasar pembebanan
5. Tali Baja / Sling dan Teknik Ikatan
6. Perawatan dan Pemeliharaan Crane
7. Pengasutan, Penyebab Gangguan Sederhana
8. Teknik Dasar Pengoperasion Crane
9. Praktek

Tujuan :
• Memahami Peraturan dan Perundangan di bidang K3
• Memiliki kompetensi K3 dalam pengoperasian dan pemeliharaan crane
• Mampu memasang, mengoperasikan dan memelihara crane dengan aman

Durasi : 5 hari

________________________________________

TEKNISI K3 LIFT/ESCALATOR

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi K3 Lift/Escalator ini ditujukan operator dan pemelihara lift/escalator agar supaya dalam melakukan pemasangan, pengoperasian dan pemeliharaan lift/escalator dapat dilakukan dengan aman. Semua lift dan escalator seharusnya dirawat dan periksa secara rutin untuk meyakinkan keamanan dan keandalannya. Pemeliharaan biasanya dilakukan oleh pihak ketiga yang ahli dibidang ini atau tenaga dari pabrik pembuatnya. Namun hal ini dapat dilakukan oleh karyawan pemilik lift/escalator dengan dibekali pengetahuan tentang perawatan lift/escalator. Sertifikasi Teknisi K3 Lift/Escalator ini dikeluarkan oleh Depnakertrans.
Materi :
1. Undang-undang No. 28 Tahun 2002
2. Surat Keputusan Bersama Menaker dan PU
3. Permenakertarans No.03/Men/1999
4. Komponen dan fungsi escalator
5. Teknik Perawatan Lift & Eskalator
6. Riksa Uji Eskalator
7. Pengasutan, Penyebab Gangguan Sederhana
8. Teknik Dasar Pengoperasion Lift & Escalator
9. Praktek

Tujuan :
• Memahami Peraturan dan Perundangan tentang K3
• Memahami prosedur mengoperasikan dan memelihara lift/escalator
• Memiliki kompetensi K3 di bidang pengoperasian dan pemeliharaan lift/escalator

Durasi : 5 hari

________________________________________

WELDER CERTIFICATION

Pendahuluan :

Pelatihan Welder Certification ini ditujukan bagi juru las agar supaya dapat melakukan pengelasan dengan aman. Pemahaman tentang pengelasan yang aman sangat penting terutama Pelatihan Welder Certificate ini ditujukan bagi Juru Las kelas III, Kelas II dan Kelas I. Kompetensi untuk Welder Certificate berdasarkan Permenakertrans No:PER.02/MEN/1982 tentang Kualifikasi Juru Las di tempat kerja yang meliputi ketrampilan pengelasan sambungan las tumpul dengan proses las busur listrik, las busur submerged, las gas busur listrik tungstern, las karbit atau kombinasi dari proses las teresbut yang dilakukan dengan tangan (manual), otomatis atau kombinasi. Juru Las dianggap trampil apabila telah menempuh ujian las dengan hasil memuaskan dan mempunyai Sertifikat Juru Las.
Materi :
1. Permenakertarans No.02/Men/1982
2. Pencegahan kecelakaan, penyakit akibat kerja las, kebakaran dan peledakan (K3)
3. Penggunaan alat-alat las (lampu gas, botol gas, generator gas) dan mesin las
4. Nyala gas (sifat, penyetelan, pengaruh pada las)
5. Cara pengelasan
6. Persiapan mengelas
7. Pencegahan dan perbaikan kesalahan las
8. Bahan induk dan bahan pengisi
9. Pengaruh panjang busur listrik, arus listrik, polarity, pengamatan terak-terak gas untuk TIG

Tujuan :
• Memahami teknik-teknik pengelasan untuk Juru Las Kelas III, kelas II dan Kelas I
• Memahami prosedur pengelasan yang aman
• Memahami K3 bidang pengelasan

Durasi : 5 hari

________________________________________
TEKNISI LABORATORIUM TANAH - (SOIL LABORATORY TECHNICIAN)
Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi Laboratorium Tanah ini ditujukan bagi para praktisi geoteknik dan pondasi di laboratorium dan lapangan, teknisi laboratorium tanah, para perencana, pelaksana, pengawas dan bagian pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pengujian tanah. Pengujian tanah (baik di laboratorium maupun di lapangan) merupakan masukan untuk parameter disain pondasi. Kesalahan yang mungkin terjadi dalam proses pengujian tanah akan sangat mempengaruhi pengambilan keputusan dalam perencanaan pondasi dan pekerjaan tanah lainnya. Oleh karena itu, personil yang terlibat dalam proses pengujian tanah harus betul-betul memiliki kompetensi yang memadai di bidangnya. Apalagi banyak anggapan bahwa “data tanah adalah hal yang sepele, ambil saja dari data tetangga”. Hal ini sangat berbahaya dan tidak boleh dilakukan. Suatu bangunan sipil apapun bentuknya, semua berdiri di atas tanah (atau air untuk konstruksi di sungai atau lepas pantai). Dengan demikian, penguasaan pengujian tanah mutlak diperlukan bagi para teknisi laboratorium itu sendiri, perencana, dan pelaksana.
Materi :
1. Manajemen Laboratorium
2. K3 Laboratorium
3. Penyelidikan Tanah di Lapangan dengan Sondir, Boring, dan SPT
4. Index Properties dan Atterberg Limit : Penentuan Sifat-sifat Indeks Tanah, Klasifikasi Tanah
5. Kuat geser tanah dengan UCS dan Triaxial
6. Konsolidasi & Settlement
7. Pemadatan Tanah di Laboratorium dan Kontrol Kepadatan di Lapangan
8. Penentuan Daya Dukung Tanah (CBR)
9. Praktek Lapangan (Sondir, SPT, dan Hand Bor)
10. Praktek Laboratorium : Uji Konsolidasi, Kadar Air, Berat Isi, Berat Jenis, Batas Cair, Batas Susut, Hidrometer, Uji Konsolidasi, Kadar Air, Berat Isi, Berat Jenis, Batas Cair, Batas Susut, Hidrometer, Proctor Test, CBR Laboratorium, Sand Cone, CBR Lapangan, CPT

Tujuan :
• Memahami dasar-dasar geoteknik dan pondasi
• Memahami bagaimana melakukan pengujian tanah di laboratorium dan lapangan
• Memahami bagaimana mengolah data hasil uji dalam bentuk tabel dan grafik
• Memahami bagaimana menginterpretasikan hasil uji

Durasi : 5 hari

________________________________________

TEKNISI LABORATORIUM BETON - (CONCRETE LABORATORY TECHNICIAN)

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi Laboratorium Beton ini ditujukan bagi Para praktisi beton di laboratorium dan lapangan, para perencana struktur, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pekerjaan beton. Berhasil tidaknya pekerjaan beton sesuai dengan kuat tekan yang direncanakan bergantung kepada ketelitian dalam melakukan pemeriksaan material penyusun beton (air, semen dan agregat) dan perancangan campuran beton. Pengendalian mutu di setiap tahapan pekerjaan akan menentukan kekuatan beton sesuai rencana atau tidak. Perkembangan teknologi beton mengarah kepada penggunaan additive untuk menghasilkan beton mutu tinggi.
Materi :
1. Manajemen Laboratorium
2. K3 Laboratorium
3. Perkembangan dan permasalahan dalam teknologi beton
4. Karakteristik material penyusun beton
5. Gradasi agregat dan penggabungan agregat
6. Rancangan campuran beton normal
7. Rancangan campuran beton mutu tinggi
8. Evaluasi mutu beton
9. Pengendalian mutu beton di lapangan
10. Praktek pengujian material dan pencampuran beton serta uji beton keras.
11. Studi kasus pada proyek terkait

Tujuan :
• Memahami dasar-dasar teknologi beton dan aplikasinya
• Memahami bagaimana melakukan pengujian beton di laboratorium dan lapangan
• Memahami bagaimana merancang campuran beton normal dan mutu tinggi
• Memahami bagaimana mengolah data hasil uji ke dalam bentuk tabel dan grafik

Durasi : 5 hari

________________________________________

TEKNISI LABORATORIUM ASPAL - (ASPHALT LABORATORY TECHNICIAN)

Pendahuluan :

Pelatihan Bersertifikasi Teknisi Laboratorium Aspal ini ditujukan bagi Para praktisi pekerjaan aspal di laboratorium dan lapangan, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami perkerjaan aspal. Pelaksanaan pekerjaan pengaspalan kelihatannya mudah. Namun, dalam praktek sering dijumpai kegagalan konstruksi jalan aspal (retak-retak, gelombang) yang disebabkan oleh tidak memenuhi syaratnya material jalan (agregat, aspal) dan rendahnya mutu perencanaan perkerasan. Melalui pelatihan Asphalt Testing ini, para peserta akan dilatih untuk memahami berbagai teknik pengujian material jalan (agregat, aspal), perancangan campuran aspal, pelaksanaan penghamparan dan pengendalian mutu di lapangan, serta kalibrasi AMP. Penyajian problem solving akan sangat membantu pemahaman mengapa selama ini jalan-jalan di seluruh pelosok tanah air cepat mengalami kerusakan.

Materi :
1. Manajemen Laboratorium
2. K3 Laboratorium
3. Perkembangan Teknologi Aspal
4. Karakteristik Agregat dan Aspal sebagai Bahan Jalan
5. Rancangan Campuran Aspal Panas (Hot Mix)
6. Rancangan Campuran Aspal Dingin (Emulsi)
7. Job Mix Formula (JMF)
8. AMP dan Kalibrasinya
9. Pengendalian Mutu Perkerasan Aspal Praktek Laboratorium dan Lapangan
10. Site Visit
11. Studi kasus

Tujuan :
• Memahami pentingnya pengujian aspal bagi keberhasilan pekerjaan jalan
• Memahami karakteristik material bahan jalan, rancangan campuran aspal (panas dan dingin), serta pengendalian mutunya di lapangan
• Memahami Job Mix Formula serta melakukan kalibrasi terhadap AMP
• Mampu melakukan pengujian aspal (baik di laboratorium maupun di lapangan)

Durasi : 5 hari

________________________________________
CONTRACT MANAGEMENT - (MANAJEMEN KONTRAK)

Pendahuluan :
Pelatihan Contract Management ini ditujukan bagi para praktisi manajemen kontrak, site manager, construction manager, staf dan kepala biro hukum kontraktor dan mereka yang terlibat dalam pengendalian proyek konstruksi, untuk meningkatkan kompetensi dalam penyusunan kontrak dan pemanfaatan dokumen kontrak sebagai alat kendali keberhasilan proyek. Penguasaan manajemen kontrak menjadi sangat penting manakala perusahaan menghadapi situasi claim & dispute dan dokumen kontrak merupakan satu-satunya alat yang digunakan untuk menyelamatkan perusahaan dari kerugian yang tidak diinginkan.
Materi :
• Kontrak, pengertian dan kebsahannya
• Jenis-Jenis kontrak
• Ketrampilan dalam perencanaan kontrak
• Negosiasi Kontrak dan proses mediasi
• Wanprestasi dan klaim dalam perancangan kontrak
• Administrasi Kontrak
• Workshop Perancangan Kontrak

Tujuan :
• Memahami pentingnya kontrak sebagai alat pengendali keberhasilan proyek
• Memahami cara penyusunan kontrak
• Mampu melakukan negosiasi kontrak dan mediasi apabila terjadi claim & dispute

Durasi : 5 hari

________________________________________
PROJECT PLANNING AND SCHEDULING - (PERENCANAAN DAN PENJADUALAN PROYEK)

Pendahuluan :
Pelatihan Project Planning & Scheduling ini ditujukan bagi para perencana, pelaksana dan pengawas proyek yang sedang terlibat dalam perencanaan dan penjadwalan proyek. Penguasaan metoda-metoda perencanaan dan penjadwalan menjadi sangat penting untuk keberhasilan suatu proyek. Perencanaan proyek yang baik tentunya telah mempertimbangkan ketersediaan sumber daya dan kondisi lingkungan proyek sehingga lebih mudah untuk dikendalikan baik mutu, waktu, maupun biayanya. Penjadwalan proyek akan menentukan kapan suatu proyek investasi akan mendapatkan return.
Materi :
• Proses dan Prosedur Perencanaan
• Definisi ruang lingkup proyek dan Identifikasi kegiatan
• Alokasi tanggung jawab melalui integrasi WBS-OBS,
• Work Breakdown Structure (WBS)
• Organization Analysis Table Integration
• Penjadualan proyek menggunakan metoda CPM dan PERT
• Optimasi Project Crashing menggunakan Linear Programming
• Pengendalian Proyek dengan S/SCSC : Konsep Dasar Pengendalian proyek, Ruang lingkup pengendalian proyek, Siklus Pengendalian Proyek, Sistem Informasi Pengendalian Proyek. Konsep Cost/Schedule Control System Criteria (C/S CSC)
• Project Reporting.
• Workshop Program Komputer untuk Perencanaan dan Penjadwalan Proyek

Tujuan :
• Memahami pentingnya perencanaan dan penjadwalan proyek berdasarkan sasaran proyek yaitu tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya.
• Memahami metoda-metoda perencanaan dan penjadwalan proyek
• Mampu memonitoring jadwal proyek dengan bantuan program komputer

Durasi : 5 hari
________________________________________

PROJECT COST ESTIMATION

Pendahuluan :
Pelatihan Project Cost Estimation ini ditujukan bagi para cost estimator, perencana biaya, Quantity Surveyor, dan para praktisi manajemen proyek yang terlibat dalam proses penyusunan estimasi biaya proyek. Estimasi biaya proyek merupakan proses dasar dari industri konstruksi yang menjawab pertanyaan “Berapa banyak proyek tersebut diperkirakan memerlukan biaya?” Ketidakakuratan dari estimasi proyek akan menimbulkan efek yang mengganggu semua pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Karena proyek konstruksi membutuhkan waktu yang relatif lama pelaksanaannya, komitmen finansial harus didapatkan sebelum proses konstruksi, biasanya sudah didapat harganya sebelum proyek tersebut dilaksanakan pembangunannya.
Materi :
• Preliminary and Detail Estimate
• Accuracy of Cost Estimation
• Estimasi Dalam Proyek Konstruksi
• Bill of Quantity
• Productivity Estimating
• Resources Schedulling
• Create Project Cash Flow
• Bid Estimates
• Control Estimates
• Workshop Program Komputer untuk estimasi biaya

Tujuan :
• Memahami prosedur estimasi biaya
• Memiliki kompetensi dalam melakukan estimasi biaya proyek konstruksi
• Memahami penyusunan Bill of Quantity
• Memahami pengendalian estimasi biaya proyek

Durasi : 5 hari
________________________________________

PROJECT RISK MANAGEMENT

Pendahuluan :
Pelatihan Project Risk Management ini ditujukan bagi para praktisi manajemen proyek, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami Manajemen Resiko suatu Proyek. Manajemen Risiko Proyek adalah bagian dari manajemen proyek yang memfokuskan pada pendekatan yang proaktif terhadap ancaman dan kesempatan yang didasarkan pada suatu pemahaman yang jelas melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif ke arah Manajemen Risiko. Ancaman dan kesempatan tersebut akan diuji keduanya menggunakan perspektif top-down dan delapan langkah manajemen resiko.
Materi :
• Teori Dasar Manajemen Risiko Proyek : Definisi dan Karakteristik Risiko; Elemen dan Faktor Risiko, Ketidakpastian, Besaran Risiko; Tipe Risiko; Komponen Manajemen Risiko (Identifikasi, Kuantifikasi, Pengembangan Respon, Pengendalian Respon).
• Perencanaan dan Identifikasi Manajemen Resiko : Perencanaan Manajemen Resiko; Identifikasi Resiko; dan Perangkat serta Teknik Melahirkan Gagasan Solusi.
• Landasan Kuantifikasi : Kemungkinan dan Dampak Risiko; Prosentase Risiko (Narrative, Qualitative, Quantitative); Analisis Probabilitas
• Analisis dan Prioritas Risiko : Menentukan Toleransi Risiko; Melakukan Analisis Risiko; Menetapkan dan mengevaluasi profitabilitas; Perangkat dan Teknik ; Expected-Value Analysis; Decision Trees; Prioritizing risks.
• Perencanaan Risiko : Risk Response Strategies for Opportunities and Threats; Risk Acceptance; Risk Avoidance; Risk Mitigation (Probability Minimization, Impact Minimization); Transference; Establishing Reserves.
• Respon terhadap Risiko : Risk Response Control; Execute Risk Strategies; Contingency Plans and Workarounds; Risk Evaluation; Reassessing Risk; Risk Documentation.

Tujuan :
• Memahami teori-teori manajemen resiko
• Memahami bagaimana mengantisipasi dan mengidentifikasi resiko
• Memahami bagaimana mengelola resiko proyek

Durasi : 5 hari

________________________________________
PROJECT CONTROL

Pendahuluan :
Pelatihan Project Control ini ditujukan bagi para perencana, pelaksana dan pengawas proyek yang sedang terlibat dalam pengendalian proyek. Penguasaan metoda-metoda pengendalian menjadi sangat penting untuk keberhasilan suatu proyek. Pengendalian proyek yang baik tentunya berdasarkan perencanaan proyek sehingga lebih mudah untuk dikendalikan baik mutu, waktu, maupun biayanya.
Materi :

• Konsep Dasar Pengendalian proyek
• Ruang lingkup pengendalian proyek
• Siklus Pengendalian Proyek
• Sistem Informasi Pengendalian Proyek
• Konsep Cost/Schedule Control System Criteria (C/S CSC)
• Project Controlling, Project Monitoring, Project Reporting.
• Workshop Program Komputer untuk Pengendalian Proyek

Tujuan :
• Memahami pentingnya pengendalian proyek yang efektif dan efisien
• Memahami metoda pengendalian proyek dengan konsep C/S CSC
• Mampu mengendalikan proyek dengan bantuan program komputer

Durasi : 5 hari
________________________________________
CONSTRUCTION METHODS

Pendahuluan :
Pelatihan Construction Methods ini ditujukan bagi para praktisi, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami metode pelaksanaan konstruksi. Pencapaian efisiensi dan efektifitas suatu proyek ditentukan oleh metoda pelaksanaan konstruksi yang digunakan. Metoda pelaksanaan konstruksi berkaitan dengan bagaimana cara melaksanakan pekerjaan mulai dari awal hingga akhir. Tingkat kesulitan proyek akan menuntut penggunaan metoda pelaksanaan konstruksi yang semakin canggih.
Materi :
• Manajemen proyek konstruksi
• Penggunaan fleet dan Multi Activity Chart
• Field Inspection Check List
• Cyclone model (program komputer)
• Workshop Cyclone model untuk pekerjaan tanah dan Beton
• Metoda Up Down Structures untuk Pembangunan Gedung Bertingkat

Tujuan :
• Memahami berbagai metoda pelaksanaan konstruksi
• Memahami pemilihan metoda pelaksanaan yang efektif dan efisien
• Memahami penggunaan cyclone model untuk proyek terkait

Durasi : 5 hari
________________________________________

HEAVY EQUIPMENT MANAGEMENT

Pendahuluan :
Pelatihan Heavy Equipment Management ini ditujukan bagi para personil proyek yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan penggunaan peralatan berat sepert tower crane, excavator, dan lain-lain agar dapat meningkatkan produktivitas kerjanya. Pemahaman teknis setiap jenis alat berat yang digunakan, tingkat produktivitas yang dihasilkan, harga satuan pekerjaan, serta kesehatan dan keselamatan kerja merupakan hal-hal pokok yang mutlak dikuasai seorang penanggung jawab peralatan berat.
Materi :
• Dasar-dasar manajemen peralatan
• Pengadaan alat dan rental alat
• Produktivitas alat dan kombinasi alat
• Maintenance & Replacing
• Fast Moving Spare Part
• Replacement & Disposal
• Workshop Management

Tujuan :
• Memahami pengelolaan penggunaan alat berat
• Memahami produktivitas alat berat
• Memahami pemeliharaan alat berat

Durasi : 5 hari

________________________________________

BUILDING MANAGEMENT

Pendahuluan :
Pelatihan Building Management ini ditujukan bagi Manager dan Staf Divisi Operasi khususnya Manager Pengelolaan Gedung, Asisten Manager Umum, Chief Of Engineering, Chief of House Keeping dan Chief of Customer Dervice, yang bertugas untuk menjalankan pengelolaan gedung secara efisien dan efektif dengan operating ratio (OR) yang optimal, baik yang menyangkut total building maintenance solution, building safety and health dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi dan aspek hukum.
Materi :
• Perkembangan terbaru dalam Building Management serta permasalahannya
• Aspek Hukum yang terkait dengan kepemilikan/sewa menyewa bangunan/ruangan, perizinan, dan pajak
• Housekeeping, Gardening dan Parking
• Security, Fire dan Safety
• Pengoperasian, Pemeliharaan Rutin dan Perbaikan Peralatan Standar Gedung
• Pemeliharaan Struktur /Arsitektur/Interior Gedung

Tujuan :
• Memahami pengelolaan gedung secara efektif dan efisien
• Memahami aspek hukum dan administratif dalam pengelolaan gedung
• Memahami pengoperasian/pemeliharaan/perbaikan peralatan gedung standar

Durasi : 5 hari

________________________________________
CLAIM AND DISPUTE RESOLUTION

Pendahuluan :
Pelatihan Claim and Dispute Resolution ini ditujukan bagi praktisi manajemen proyek konstruksi yang sering melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Dalam kondisi krisis global saat ini di mana kelangkaan sumber daya menjadi kendala utama maka claim & dispute sangat mungkin terjadi. Kemampuan untuk mengajukan claim dan menyelesaikan sengketa menjadi sangat penting untuk menjaga ketepatan waktu penyelesaian proyek.
Materi :
• Jenis-jenis claim
• Claim berdasarkan perspektif owner
• Claim berdasarkan perspektif kontraktor
• Proses pengajuan claim
• Alternative dispute resolution (ADR)

Tujuan :
• Memahami proses claim & dispute pada proyek konstruksi
• Memahami berbagai alternatif penyelesaian sengketa
• Mampu melakukan evaluasi sehubungan dengan terjadinya claim & dispute

Durasi : 5 hari

________________________________________
QUANTITY SURVEYOR

Pendahuluan :
Pelatihan Quantity Surveyor ini ditujukan bagi tenaga konsultan Quantity Surveyor (QS), QS kontraktor dan mereka yang sering terlibat sebagai konsultan biaya konstruksi atau melakukan fungsi pengendalian biaya proyek, yang bertugas mulai dari pra-tender (estimasi dan rencana biaya), tender (BOQ, seleksi dan evaluasi tender) dan post-tender (rencana cash flow, termin pembayaran, change order, claim). Peran QS sedemikian pentingnya dalam rangka efisiensi biaya proyek dari awal hingga akhir.
Materi :
• Peran QS pada proyek konstruksi
• Metoda-metoda estimasi untuk prakiraan biaya proyek
• Pemilihan jenis tender/procurement/jenis kontrak yang sesuai
• Bill of Quantities
• Pengukuran dan perhitungan volume pekerjaan dan termyn pembayaran
• Prosedur dan penanganan proses claim

Tujuan :
• Memahami peran QS dalam proyek konstruksi secara lebih mendalam
• Mampu mengelola biaya dan keuangan proyek secara efisien
Mampu memilih jenis tender/procurement/jenis kontrak yang sesuai

Durasi : 5 hari
________________________________________
CIVIL ENGINEERING FOR NON TECHNICAL PEOPLE

Pendahuluan :

Pelatihan Civil Engineering for Non Technical People ini ditujukan bagi para personil perusahaan dengan latar belakang non teknik tetapi bertugas dalam lingkungan proyek yang terkait dengan pekerjaan sipil (misal pengelolaan jalan tol, kontraktor dan konsultan di bidang jalan, gedung atau bendungan). Dengan pengetahuan dan wawasan yang memadai tentang teknik sipil maka segala hal yang menyangkut istilah atau terminologi yang sering digunakan dapat dipersepsikan secara tepat dan dapat menghindari berbagai kesalahan yang tidak diinginkan.

Materi :
• Understanding and Scope of Civil Engineering
• Role and Responsibility of civil engineer in a project
• Structural engineering concept
• Geotechnical engineering concept
• Construction management concept
• Transportation engineering concept
• Hydro and environmental engineering concept
• Software Application in Civil Engineering

Tujuan :
• Memahami teknik sipil dan ruang lingkupnya
• Memahami perbedaan antara teknik sipil dengan disiplin ilmu lainnya
• Memahami konsep dasar bidang struktur, geoteknik, manajemen konstruksi dan sebagainya
• Memahami aplikasi program komputer dalam teknik sipil

Durasi : 5 hari

________________________________________
QUALITY CONTROL OF CIVIL WORKS

Pendahuluan :

Pelatihan Quality Control of Civil Works ini ditujukan bagi para pelaksana, perencana dan pengawas pekerjaan sipil yang bertugas untuk mengendalikan jalannya proyek sehingga tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya dapat dicapai. Saat ini terdapat kecenderungan adanya gejala di mana pencapaian mutu hasil pembangunan (bangunan gedung, konstruksi jalan dan jembatan, serta bangunan irigasi) tidak konsisten dengan perencanaan teknis, di mana terlihat dari fenomena hasil pembangunan yang ternyata cepat rusak dan umur teknisnya ternyata lebih pendek dari umur rencana. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan mutu hasil pembangunan yang sesuai dengan spesifikasi teknis dalam dokumen kontrak.

Materi :
1. Sikap dan Motivasi seorang Quality Control.
2. Manajemen Kendali Mutu.
3. Karakteristik tanah dan uji laboratorium untuk pekerjaan tanah dan pondasi.
4. Kontrol pekerjaan tanah dan pondasi.
5. Quality Control Pekerjaan Beton : tahapan pembetonan dan pengendalian mutu (pengendalian mutu sebelum, pengendalian mutu saat pelaksanaan, pengendalian mutu setelah pelaksanaan.
6. Evaluasi mutu beton.
7. Quality Control Pekerjaan Baja.
8. Pengendalian Mutu Bahan Jalan (Agregat dan Aspal).
9. Pengendalian Mutu Pekerjaan Jalan pada Pelaksanaan penghamparan, pemadatan dan finishing.
10. Praktek Lapangan
11. Praktek Laboratorium

Tujuan :
• Memahami pentingnya pengendalian mutu dalam suatu proyek
• Memahami bagaimana mengendalikan mutu pekerjaan sipil
• Memahami sikap dan tanggung jawab sebagai quality controller

Durasi : 5 hari

________________________________________

FOUNDATION DESIGN & ANALYSIS WITH COMPUTER PROGRAM

Pendahuluan :

Pelatihan Foundation Design & Analysis with Computer Program ini ditujukan bagi perencana dan pelaksana pekerjaan pondasi baik pondasi dangkal maupun pondasi dalam. Perencanaan pondasi dengan menggunakan program komputer sangat berbeda dalam hal kecepatan dan akurasinya dengan perencanaan manual. Biasanya seorang perencana pondasi sangat pusing dengan banyaknya parameter, rumus-rumus, dan kontrol parameter. Melalui program komputer yang “user friendly” para perencana pondasi seperti menghadapi mesin pintar yang hanya minta input data kemudian seterusnya dia yang mengolahnya. Namun pepatah “garbage-in garbage-out” perlu diperhatikan, Kalau inputnya salah outputnya pasti kacau. Kalau yang bersangkutan tidak mengerti dikira benar maka akan sangat berbahaya.

Materi :
• Prinsip Umum Pondasi dan Permasalahan Pondasi Tiang dan Cara Penanggulangannya
• Parameter tanah dan perencanaan pondasi
• Perencanaan pondasi dangkal berdasarkan hasil uji sondir dan SPT
• Perencanaan Dinding Penahan Tanah dan Turap
• Slope Stability
• Pengendalian mutu pekerjaan pondasi dangkal
• Permasalahan Pondasi Tiang dan Cara Penanggulangannya
• Teori Dasar Daya Dukung Tiang dan Analisis pondasi tiang dengan Load Transfer
• Daya Dukung dan Penurunan Kelompok Tiang.
• Aplikasi Program Komputer untuk perencanaan pondasi

Tujuan :
• Memahami konsep dan prosedur perencanaan pondasi
• Memahami penggunaan software untuk perencanaan dan analis pondasi
• Memahami bagaimana menginterpretasikan hasil analisis pondasi

Durasi : 5 hari
________________________________________

ADVANCED FOUNDATION DESIGN & ANALYSIS WITH COMPUTER PROGRAM

Pendahuluan :

Pelatihan Advanced Foundation Design and Analysis with Computer Program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan Foundation Design and Analysis with Computer Programs. Pelatihan ini dimaksudkan sebagai upaya untuk memperdalam pengetahuan mengenai Pondasi dan memperkuat filosofi untuk perencanaan dan analisis Pondasi. Dalam pelatihan ini akan dibahas mengenai berbagai kegagalan pondasi tiang dan teknologi mengatasinya, permasalahan konstruksi pondasi tiang pada tanah lunak ditambah dengan perencanaan dan analisis Pondasi Mesin.

Materi :
• Kegagalan Pondasi Tiang dan Teknologi Mengatasinya
• Metode Konstruksi Pondasi Tiang
• Masalah Konstruksi Pondasi Tiang pada Tanah Lunak
• Perancangan Pondasi Tiang
• Load and Resistance Factor Design (LRFD)
• Pengantar Pondasi Dinamis / Pondasi Mesin
• Pengantar Teori Vibrasi
• Parameter Dinamik Tanah
• Analisis Pondasi Mesin Sistem Blok dan Tiang Bor
• Aplikasi Program Komputer

Tujuan :
• Memahami penyebab kegagalan pada pondasi tiang dan cara mengatasinya
• Memahami penggunaan LRFD
• Memahami perencanaan pondasi mesin
• Memahami penggunaan program komputer dalam analisi pondasi tiang

Durasi : 5 hari

________________________________________

STRUCTURE DESIGN & ANALYSIS WITH COMPUTER PROGRAM

Pendahuluan :

Pelatihan Structure Design & Analysis with Computer Program ini ditujukan bagi para perencana, pengawas dan pelaksana pekerjaan struktur gedung dan industri. Perencanaan struktur dengan menggunakan program komputer saat ini telah menjadi suatu “standar” di kalangan ahli struktur. Demikian banyaknya parameter yang ada dalam perencanaan struktur membuat perencana struktur seringkali kehabisan waktu untuk menghitung secara manual. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberdayakan para perencana struktur untuk terbiasa dengan berbagai program aplikasi struktur, mengetahui seluk beluk kelemahan dan kelebihan program komputer aplikasi tersebut, dan pemahaman secara filosofis proses perencanaan struktur (baik beton maupun baja).

Materi :
• Permasalahan dalam Perencanaan Struktur dengan perhitungan manual dan program komputer
• Perencanaan Struktur Beton (dengan program komputer dan manual) berdasarkan LRFD2
• Perencanaan Struktur Baja (dengan program komputer dan manual) berdasarkan LRFD2
• Perencanaan Struktur Komposit
• Perencanaan Bangunan Tahan Gempa
• Studi Kasus proyek-proyek terkait

Materi :
• Memahami konsep dan prosedur perencanaan struktur
• Memahami bagaimana merencanakan struktur (beton dan baja) yang tahan gempa
• Memahami penggunaan program komputer dalam perencanaan struktur
• Memahami bagaimana menganalisis struktur eksisting

Durasi : 5 hari

________________________________________

ADVANCED STRUCTURE DESIGN & ANALYSIS WITH COMPUTER PROGRAM

Pendahuluan :

Pelatihan Advanced Structures Design and Analysis with Computer Program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan Structures Design & Analysis with Computer Program dengan titik berat materi pada pendalaman teori mengenai perencanaan Struktur Baja, Struktur Beton serta Struktur Komposit. Perencanaan gedung tahan gempa di Indonesia sangat penting karena sebagian besar wilayahnya merupakan wilayah gempa dengan intensitas moderat hingga tinggi. Untuk itu dalam perencanaannya perlu dilakukan sebagai sistem struktur rangka pemikul momen menengah dan khusus dengan mengacu pada SNI 03-1726-2002. Pelatihan ini memberikan pengkayaan wawasan dan kemampuan ketrampilan dalam analisis struktur statik non-liniear dengan menggunakan pushover analysis atau analisa beban dorong.

Materi :
1. Dinamika Struktur
a. Single Degree of Freedom System - SDOF dengan getaran bebas
b. SDOF dengan gerakan harmonik
c. SDOF dengan gerak dipaksakan - metoda Duhamel Integration
d. Respon spektra
e. Multidegree of Freedom System
f. Analisis Struktur Riwayat Waktu
g. Analisis Struktur dengan Respon Spektra
2. Kegempaan (Seismicity) Menurut SNI 03-1726-2002
a. Rangka Pemikul Momen Biasa
b. Rangka Pemikul Momen Menengah
c. Rangka Pemikul Momen Khusus
d. Pushover Analysis (Analisa Beban Dorong)
3. Studi Kasus dengan menggunakan Program Komputer.

Tujuan :
• Memahami konsep dinamika struktur
• Memahami bagaimana menganalisis struktur dengan berbagai metoda
• Memahami bagaimana merencanakan struktur tahan gempa
• Memahami penggunaan program komputer untuk analisis struktur

Durasi : 5 hari

________________________________________

ROAD DESIGN WITH COMPUTER PROGRAM

Pendahuluan :

Pelatihan Road Design with Computer Program ini ditujukan bagi perencana, pengawas dan pelaksana pekerjaan jalan yang sering terlibat dalam pekerjaan ke Binamargaan dan perencanaan jalan kawasan industri tertentu. Perencanaan jalan dengan program komputer sangat berbeda dengan perencanaan jalan secara manual. Perencanaan geometrik jalan dengan program komputer menghindari terjadinya human error seperti yang terjadi pada perencanaan geometrik dengan cara manual. Demikian pula halnya dengan perencanaan tebal perkerasan dengan program komputer. Kesulitan yang timbul pada perencanaan jalan adalah kurang terbiasanya para perencana kita dengan program komputer aplikasi jalan sehingga proses perencanaan suatu jalan dapat memakan waktu lama dengan biaya yang sangat mahal.

Materi :
• Permasalahan perencanaan jalan di Indonesia
• Perencanaan Geometrik Jalan Manual dan dengan program komputer
• Pemahaman dan penggunaan data hasil Soil Survey dan Soil Investigation
• Pemahaman Spesifikasi Material Bahan Jalan
• Perencanaan Tebal perkerasan (lentur dan kaku)
• Perencanaan Drainase Jalan
• Studi kasus proyek-proyek terkait

Tujuan :
• Memahami prosedur perencanaan jalan
• Memahami perencanaan geometrik jalan dengan program komputer
• Memahami perencanaan tebal perkerasan (lentur dan kaku)
• Memahami perencanaan drainase jalan

Durasi : 5 hari

________________________________________
LABORATORY MANAGEMENT (GENERAL – CIVIL)

Pendahuluan :

Pelatihan Laboratory Management ini ditujukan bagi para para kepala laboratorium dan teknisi laboratorium serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami manajemen laboratorium. Laboratorium teknik sipil sebagai sarana penelitian dan praktikum harus memiliki manajemen yang standar baik dari segi pengelolaan, sistem pemeliharaan, serta kalibrasi. Dengan menerapkan sistem manajemen laboratorium yang baku, diharapkan kinerja teknisi maupun kinerja peralatan akan maksimal. Dengan mengikuti pelatihan Laboratory Management para teknisi maupun penanggung jawab laboratorium dapat memahami bagaimana merencanakan anggaran baik untuk pemeliharaan maupun operasional peralatan laboratorium, bagaimana melakukan kalibrasi terhadap perlatan laboratorium, bagaimana melakukan sistem manajemen mutu laboratorium sesuai dengan kaidah PP No. 102 Tahun 2000 dan ISO/IEC 17025-2005.

Materi :
• Pengantar Umum Manajemen Laboratorium
• Sistem Standar Nasional dan PP No. 102 Tahun 2000
• Sistem Manajemen Mutu Laboratorium sesuai ISO/IEC 17025-2005
• Sistem Akreditasi dan Sertifikasi
• Sistim SNI melancarkan pasar
• Audit Internal sesuai ISO/IEC 17025-2005
• Pengukuran dan Kalibrasi
• Dokumenatasi Sistim Mutu
• Latihan Penyusunan Dokumen

Tujuan :
• Memahami prinsip pengelolaan laboratorium sesuai kaidah standar baku.
• Memahami sistem pemeliharaan/perawatan peralatan yang benar.
• Memahami prinsip-prinsip kalibrasi peralatan laboratorium.
• Meningkatkan mutu teknisi untuk menunjang optimalisasi pengajaran di laboratorium.

Durasi : 5 hari

________________________________________

MAINTENANCE OF BUILDING

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Building ini ditujukan bagi para praktisi pemeliharaan gedung serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pekerjaan pemeliharaan gedung. Untuk dapat mempertahankan kinerja bangunan gedung, diperlukan suatu perencanaan pekerjaan pemeliharaan setiap elemen secara cermat dan tepat. Perencanaan pekerjaan pemeliharaan dapat meliputi penetapan jenis maupun periode waktu pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan. Juga perlu ditetapkan standar kinerja yang akan menjadi acuan dan tolak ukur penilaian setiap elemen. Melalui pelatihan ini para peserta dilatih untuk memahami bagaimana melakukan pemeliharaan gedung secara efektif dan efisien.

Materi :
• Manajemen pemeliharaan Bangunan Gedung
• Pemeliharaan dinding, plafon, dan lain-lain.
• Audit Struktur dan perkuatannya
• Korosi serta penanggulangannya
• Pemeliharaan hidrant dan AC
• Pemeliharaan sistem plumbing
• Pemeliharaan lift dan eskalator
• Metode Non Destructive Test untuk pengujian struktur existing

Tujuan :
• Memahami jenis-jenis pekerjaan pemeliharaan (rutin, periodik, perbaikan, penggantian)
• Memahami bagaimana membuat perencanaan pekerjaan pemeliharaan
• Memahami pekerjaan pemeliharaan elemen bangunan
• Memahami tahapan audit struktur dan perkuatan struktur
• Memahami pemeliharaan hidrant, AC, plumbing, lift dan eskalator

Durasi : 5 hari

________________________________________
MAINTENANCE OF HIGHWAY AND BRIDGE

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Highway and Bridge ini ditujukan bagi para praktisi pemeliharaan jalan dan jembatan serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemeliharaan jalan dan jembatan. Konstruksi jalan dan jembatan akan mengalami penurunan kondisi sesuai dengan bertambahnya umur, sehingga suatu saat jalan dan jembatan tersebut akan mencapai suatu kondisi yang buruk di mana dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan dan jembatan. Untuk mempertahankan kondisi jalan dan jembatan tersebut pada tingkat yang layak, maka perlu dilakukan pemeliharaan rutin dan berkelanjutan.

Materi :
• Penilaian Kondisi Jalan Existing
• Pola Kerusakan Jalan dan Penanggulangannya
• Metode Pengujian Kondisi Jalan Existing
• Pelaksanaan berbagai jenis perkerasan untuk pekerjaan pemeliharaan jalan
• Penilaian kondisi jembatan existing
• Pola kerusakan jembatan dan penanggulangannya.
• Studi Kasus Pemeliharaan Jalan dan Jembatan di berbagai lokasi proyek

Tujuan :
• Memahami teknik-teknik survey penilaian kondisi jalan dan jembatan
• Memahami aspek-aspek yang diperhatikan dalam operasi pemeliharaan jalan dan jembatan
• Memahami teknik-teknik pemeliharaan jalan dan jembatan

Durasi : 5 hari
________________________________________

SOIL IMPROVEMENT

Pendahuluan :

Pelatihan Soil Improvement ini ditujukan bagi para praktisi geoteknik dan pondasi yang sedang terlibat dalam menangani pekerjaan jalan yang melalui tanah lunak, tanah ekspansif, tanah gambut ataupun tanah bermasalah lainnya. Berbagai teknik dan metoda perbaikan tanah dapat diaplikasikan pada kondisi tanah bermasalah ini. Pemilihan teknik dan metoda yang sesuai dengan kondisi tanah serta anggaran biaya menjadi perbincangan menarik daalm pelatihan ini yang dipandu oleh pakar geoteknik berpengalaman.

Materi :
• Teknik Perbaikan Tanah dan Stabilisasi
• Kriteria Teknik Perbaikan Tanah
• Parameter yang digunakan daalm perbaikan tanah
• Karakteristik tanah lunak, tanah ekspansif dan stabilisasinya
• Mekanisme shrinking dan swelling
• Modification by admixture
• Perilaku dan cara memprakirakan pemampatan tanah gambut
• Perbaikan tanah dengan preloading
• Percepatan konsolidasi dengan vertical drain
• Geosintesis, Geotextile dan aplikasinya

Tujuan :
• Memahami karakteristik tanah bermasalah (lunak/gambut/ekspansif)
• Memahami berbagai teknik perbaikan tanah
• Memahami bagaimana pemilihan teknik perbaikan tanah yang sesuai
• Memahami penggunaan geotextile dalam pekerjaan perbaikan tanah

Durasi : 5 hari

________________________________________
LAS BUSUR LISTRIK (MMAW) & LAS OXYACETYLENE (OAW)

Pendahuluan :

Pelatihan Las Busur Listrik (MMAW) & Las Oxyacetylene (OAW) ini ditujukan bagi para juru las dan foreman pekerjaan las MMAW & OAW yang yang harus memahami penggunaan teknologi las pada sambungan logam dan konstruksi sesuai spesifikasi dan standar las yang telah ditentukan. Ada bermacam-macam las yang digunakan khususnya untuk logam. Namun kebanyakan di Indonesia menggunakan las busur listrik dan las oxyacetylene untuk itu pelatihan ini khusus membahas teknologi pengelasan dengan menggunakan las busur listrik atau Manual Metal Arc Welding (MMAW) dan las oxy-acetylene atau Oxy Acetyleen Welding (OAW) dimana peserta akan dilatih untuk menggunakan teknologi pengelasan dari berbagai posisi secara benar. Selain teknik penyambungan juga dipelajari teknik pemotongan dengan pemanasan (thermal cutting process).

Materi :
1. Jenis pengelasan logam
2. Regulator gas dan brander kerja las Oxy-Acetylene (OAW)
3. Jenis nyala dan pengaturan brander las
4. Jenis sambungan las OAW
5. Proses pemotongan (thermal cutting process)
6. Prosedur dan kualifikasi pemotongan
7. Spesifikasi, kualifikasi dan standarisasi pengelasan
8. Kerja las busur listrik (MMAW)
9. Jenis-jenis mesin las dan pengaruh arus
10. Pemilihan elektroda lasa dan penggunaan WPS dan PQR
11. Praktek Las MMAW dan OAW

Tujuan :
1. Memahami karakteristik las busur listrik dan las Oxy-acetylene
2. Memahami spesifikasi, kualifiaksi dan standarisasi pengelasan
3. Memahami teknik-teknik penyambungan logam dengan pengelasan
4. Memahami teknik-teknik pemotongan logam

Durasi : 5 hari

________________________________________

WELDING TECHNOLOGY

Pendahuluan :

Pelatihan Welding Technology ini ditujukan bagi para praktisi pengelasan, welding supervisor, yang harus memahami penggunaan teknologi las pada sambungan logam dan konstruksi sesuai spesifikasi dan standar las yang telah ditentukan. Pemahaman penggunaan teknologi las pada konstruksi dan komponen yang digunakan harus benar sehingga hasilnya sesuai dengan spesifikasi dan standar las yang ditentukan. Agar para operator las maupun welding inspektor dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, maka harus memiliki pengetahuan tentang teknologi las baik ditinjau dari segi pengetahuan bahan loga, metalurgi pengelasan, inspeksi dan pabrikasi produk las, proses teknologi pengelasan maupun proses pemotongan dengan oksigen (Oxy Cutting). Selain itu yang tidak kalah pentingnya yang harus diperhatikan adalah peraturan keselamatan kerja dan keselamatan kerja las (PKK dan KKL) serta Lindungan Lingkungan dan Keselamatan Kerja terutama pada pertambangan dan minyak bumi.

Materi :
1. Teknologi Las (macam-macam proses las, elektroda las, pemotongan las)
2. Ilmu Bahan (Mengenal macam-macam bahan, sifat bahan logam; ilmu logam/metalurgy)
3. Mekanika/Analisa kekuatan Logam dan Welding Design (joint design, welding design)
4. Fabrikasi dan Aplikasi Lapangan (Keselamatan kerja, kontrol mesin las, Non Destructive Test, Perhitungan Biaya Las, Standard-Standard pengelasan)
5. Praktikum

Tujuan :
• Memahami teknologi las secara tepat
• Memahami ilmu bahan dan metalurgi
• Memahami perancangan pengelasan
• Memahami inspeksi las
Durasi : 5 hari
________________________________________

PREVENTIVE & PREDICTIVE MAINTENANCE

Pendahuluan :

Pelatihan Preventive dan Predictive Maintenance ini ditujukan bagi para operator mesin dan peralatan industri, reliability dan maintenance serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami preventive and predictive maintenance. Salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu industri adalah kelancaran proses produksi yang sangat ditentukan oleh kondisi sumber daya seperti manusia, mesin atau sarana penunjang lainnya. Kondisi siap pakai dari mesin dan peralatan tersebut dapat dijaga dan ditingkatkan kemampuannya dengan menerapkan program perawatan yang terencana, teratur dan terkontrol Melalui pelatihan ini para peserta dilatih untuk melakukan penyusunan program pemeliharaan yang terencana, teratur, dan terkontrol melalui berbagai studi kasus actual dengan menggunakan metoda dan teknik mutakhir.

Materi :
1. Pengantar Total Productive Maintenance
2. Bentuk kebijakan perawatan
3. Perencanaan anggaran dan penjadwalan perawatan
4. Perencanaan dan pengendalian perawatan
5. Teknik monitoring kondisi mesin
6. Pelumas dan pelumasan
7. Perawatan komponen bantalan
8. Perawatan komponen sabuk dan rantai
9. Monitoring getaran mesin
10. Pemeliharaan sistem kelistrikan industri
11. Studi kasus

Tujuan :
• Memahami manajemen perawatan
• Menyusun dan merencanakan anggaran dan penjadwalan perawatan serta mengendalikan perawatan
• Memahami teknik monitoring kondisi mesin melalui getaran mesin
• Memahami jenis-jenis pelumas dan teknik pelumasan
• Memahami perawatan komponen bantalan, sabuk, dan rantai
• Memahami pemeliharaan sistem kelistrikan industri

Durasi : 5 hari

________________________________________
TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)

Pendahuluan :

Pelatihan Total Productive Maintenance (TPM) ini ditujukan bagi para manager baru dalam meningkatkan kinerja operasi pabrik sehingga waktu lebih singkat dan produktivitas meningkat. Mereka juga akan mempelajari bagaimana mengembangkan dan mengimplementasikan suatu program preventive maintenance secara total yang dapat secara signifikan meningkatkan bottom line.

Materi :
1. Basic maintenance sistem
2. Total Productive maintenance system & concept
3. Breakdown maintenance
4. Maintenance Planning & scheduling
5. Autonomous maintenance
6. Statistical maintenance
7. Implementation

Tujuan :
• Memahami prinsip dasar pemeliharaan
• Memahami konsep Total Productive Maintenance
• Memahami bagaimana merencanakan dan menjadualkan pemeliharaan
• Memahami bagaimana implementasi Total Productive Maintenance

Durasi : 5 hari

________________________________________

MAINTENANCE OF MECHANICAL SYSTEM

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Mechanical System ini ditujukan bagi para praktisi di bidang pemeliharaan sistem mekanikal (mesin-mesin, pompa, peralatan mekanikal lainnya) atau mereka yang berminat mendalami pemeliharaan sistem mekanikal. Pemeliharaan sistem mekanikal memegang peranan yang penting agar mesin dan peralatan yang berada dalam sistem tersebut dapat berfungsi sesuai standar kinerja yang telah ditetapkan. Permasalahan yang seringkali timbul adalah karena kurangnya pemeliharaan rutin maka peralatan dan mesin tersebut pada saat (darurat) diperlukan malah tidak berfungsi sama sekali (contoh hydrant untuk penanggulangan bahaya kebakaran).

Materi :
1. Pedoman Umum Pemeliharaan Sistem Mekanikal : Checklist peralatan system mekanikal, jadual pemeliharaan rutin (mingguan, bulanan, tahunan), jadual penggantian peralatan.
2. Pemeliharaan Sistem Mekanikal : pemeliharaan instalasi drainase, instalasi air dingin dan air panas, instalasi listrik, instalasi gas, pemeliharaan instalasi telpon.
3. Pemeliharaan Sistem Tata Udara : teori dasar air conditioning system, pemeliharaan air conditioning system.
4. Pemeliharaan Sistem Ventilasi
5. Pemeliharaan Sistem penanggulangan kebakaran : pemeliharaan system hidran, sprinkler, pemadaman api ringan (dry chemical portable fire extinguisher)
6. Pemeliharaan system plumbing : system air bersih (sumber air bersih, kualitas air bersih).
7. Sistem distribusi air bersih : dasar-dasar perancangan kebutuhan dan peralatan distribusi air bersih.
8. Sistem pengolahan air kotor/air limbah, system pembuangan air hujan.
9. Pemeliharaan Sistem Transportasi Vertikal : pemeliharaan sumber daya darurat, pemeliharaan system rem, pemeliharaan system kontrol, pemeliharaan system pengaman pintu, pemeliharaan system sirkulasi udara.
10. Studi kasus : studi kasus pemeliharaan instalasi system transportasi vertical.

Tujuan :
• Memahami tentang manfaat pemeliharaan sistem mekanikal
• Memahami kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang dipelihara dalam kondisi darurat
• Memahami tentang keselamatan dalam operasional pemeliharaan peralatan
• Memahami bagaimana mendeteksi kerusakan sedini mungkin untuk menghindari kerusakan lebih fatal

Durasi : 5 hari
________________________________________

MAINTENANCE OF ELECTRICAL SYSTEM

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Electrical System ini ditujukan bagi para praktisi pemeliharaan sistem elektrikal atau mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemeliharaan sistem elektrik. Dengan semakin mahalnya harga-harga barang elektrikal maupun suku cadang, maka pemeliharaan yang rutin dan teliti guna menjaga keawetan sistem elektrikal mutlak harus dilakukan. Tindakan ini dapat memperpanjang umur pakai sistem elektrikal tersebut. Dengan demikian, pembelian baru barang-barang elektrik merupakan alternatif yang terakhir. Dengan melakukan pemeliharaan secara berkala dan terjadual, maka kerusakan sistem elektrikal dapat diketahui secara dini, sehingga kerusakan yang lebih parah dan lebih fatal dapat dihindari.

Materi :
1. Pedoman Umum Operasional & Pemeliharaan Sistem Electrical
2. Operasional & Pemeliharaan system box connecting daya listrik
3. Operasional & Perawatan Sistem Kelistrikan Bangunan Gedung dan Industri
4. Operasional & Pemeliharaan Scada Pada System Distribusi Listrik
5. Cahaya : Arus cahaya, Kepadatan cahaya, tingkat kuat penerangan, kuat penerangan pada bidang tegak lurus, Luminasi, perhitungan jumlah lampu, penerangan alami siang hari, ketentuan dasar langit perencanaan.
6. Operasional & Pemeliharaan Instalasi Listrik Tegangan Rendah dan Proteksinya
7. Jadwal pemeliharaan transformator tenaga
8. Operasional & Pemeliharaan rangkaian kontraktor control listrik.
9. Operasional & Peralatan Penangkal Petir dan Pemeliharaannya.

Tujuan :
• Memahami tentang manfaat pemeliharaan sistem elektrikal
• Memahami kesiapan operasional dari seluruh sistem elektrikal
• Memahami tentang keselamatan dalam operasional pemeliharaan sistem elektrikal
• Memahami bagaimana mendeteksi kerusakan sedini mungkin untuk menghindari kerusakan lebih fatal

Durasi : 5 hari

________________________________________

MAINTENANCE OF HEAVY DUTY EQUIPMENT

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Heavy Duty Equipment ini ditujukan bagi para Foreman, mechanics, operator, dan tenaga lapangan lainnya. Dalam lingkungan pertambangan alat berat merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, tanpa kehadiran alat berat sangat mustahil sebuah pertambangan dapat beroperasi secara efektif dan efisien. Agar proses pengadaan maupun penempatan peralatan berat dapat optimal sesuai dengan bidang pekerjaan masing-masing, maka dibutuhkan wawasan mengenai karakteristik alat berat sesuai dengan kemampuan kerja masing-masing. Dengan menempatkan alat berat sesuai dengan fungsi dan kemampuannya diharapkan operasionalisasi tambang dapat mencapai hasil optimal.

Materi :
1. Tanah dan Batu-an.
2. Komposisi Alat-Alat Berat.
3. Kinerja Traktor.
4. Sistem Pemindah Daya.
5. Sistem Hidrolik, Attachment, dan Rangka
6. Peralatan Pemecah Batu pertambangan.
7. Perawatan Alat Berat.

Tujuan :
• Meningkatkan pengetahuan dan wawasan mereka mengenai alat Berat
• Memahami fungsi, jenis dan konstruksi alat berat
• perhitungan kapasitasnya masing-masing alat berat.

Durasi : 5 hari

________________________________________

MAINTENANCE OF PUMP & COMPRESSOR

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Pump and Compressor ini ditujukan bagi foremen, repairman, operator dan tenaga lapangan lainnya yang bertugas menangani operasionalisasi dan pemeliharaan pompa dan kompresor. Pompa dan kompressor dalam proses operasi industri dan pertambangan memiliki peranan yang sangat penting. Pompa dan kompressor memiliki karakteristik khusus untuk melayani pekerjaan-pekerjaan tertentu, karenanya dibutuhkan pengetahuan khusus pula untuk dapat memilih dan memutuskan pompa dan kompresor mana yang benar-benar sesuai dengan pekerjaan yang dihadapi sehingga hasilnya bisa optimal. Kesalahan memilih type dan kapasitas pompa dan kompressor dapat mengakibatkan kerugian baik materi maupun pekerjaan menjadi tidak optimal.

Materi :
1. Perencanaan Instalasi Pompa lapangan, untuk; Industri Kimia & Minyak, Pengairan, Air minum, dan Drainase.
2. Konstruksi Pompa.
3. Pemasangan parallel / seri, dan pengaturan kapasitas.
4. Kerusakan dan pencegahan akibat; Water hammer, Surging, Fluktuasi tekanan.
5. Pemasangan Pompa mendatar dan tegak.
6. Pemeliharaan dan cara mengatasi gangguan Pompa.
7. Penentuan daya Kompresor.
8. Penggerak dan transmisi untuk Kompresor.
9. Pemilihan dan penentuan spesifikasi Kompresor.
10. Konstruksi Kompresor; Piston Compressor, Screw Compressor, Vane Compressor, Roots Compressor.
11. Penempatan dan instalasi Kompresor.
12. Pemeliharaan dan cara mengatasi gangguan Kompresor.

Tujuan :
• meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai Pompa dan Kompresor
• mampu merancang instalasi Pompa maupun Kompresor
• memiliki pengetahuan tentang pemeliharaan dan cara mengatasi gangguan.

Durasi : 5 hari________________________________________

MAINTENANCE OF GENSET

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Genset ini ditujukan bagi para foremen, repairman, operator dan tenaga lapangan lainnya yang bertugas menangani operasionalisasi dan pemeliharaan genset. Kegiatan industri maupun pertambangan membutuhkan daya listrik yang sangat besar untuk menunjang operasi secara keseluruhan sehingga seringkali tidak dapat dilayani oleh PLN, terutama untuk daerah-daerah yang jauh dari jaringan PLN. Selain kapasitas daya yang terbatas, tegangan dari PLN sering tidak stabil sehingga dapat merusak peralatan operasional dan produksi. Untuk itu pemakaian Genset sebagai pembangkit daya menjadi pilihan alternatif, selain pemasangan daya dengan kapasitas besar bisa dilayani juga kestabilan tegangan bisa dikendalikan sendiri. Untuk itu diperlukan pengetahuan khusus yang berkaitan dengan pemeliharaan dan operasional genset sehingga genset dapat beroperasi terus melayani kebutuhan produksi.

Materi :
1. Prinsip kerja dan pengertian dasar kinerja Mesin Diesel.
2. Konstruksi dan komponen Mesin Diesel.
3. Sistem Pendinginan langsung/ tak-langsung dan Sistem pelumasan pada Mesin Diesel.
4. Turbocharger, Intercooler dan Heat Exchanger.
5. Sistem Bahan Bakar, Pompa Injeksi dan Governor.
6. Sistem Kelistrikan Mesin Diesel.
7. Engine Tune up dan Trouble shooting.
8. Generator AC.
9. Automatic Voltage Regulating.
10. Sistem sinkronisasi
11. Sistem proteksi Genset
12. Instalasi dan operasi Gen Set.

Tujuan :
• meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai Sistem Penggerak Mula, dan Sistem Pembangkit Daya Genset; Instalasi Mesin Diesel, Konstruksi Mesin Diesel, dan cara kerja sistem pada Mesin Diesel; Sistem Pembangkit Daya, dan Sistem Pengaturan Daya serta materi Perawatan Mesin Diesel,
• Melakukan Diagnosa Gangguan pada Mesin Diesel, serta sistem proteksi atau alat pengaman Genset.

Durasi : 5 hari
________________________________________
MAINTENANCE OF INDUSTRIAL MACHINE COMPONENT

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Industrial Machine Component ini ditujukan bagi para foremen, repairman, operator dan tenaga lapangan lainnya yang bertugas menangani operasionalisasi dan pemeliharaan industrial machine component. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para peserta, mengenai : Komponen-Komponen Standar yang perlu dirawat di Industri, diantaranya; Anti-friction Bearing, Plain Bearing, Belt, Chain, Coupling, dan Gearing; Metode / Strategi Perawatan; serta memahami pungsi pelumasan dan pencegah kebocoran, yaitu; Lubrication Oil, dan Oil Seal.

Materi :
1. Metode / Strategi Perawatan.
2. Lubrication Oil
3. Oil Seal
4. Anti-friction Bearing
5. Plain Bearing
6. Belt Drives
7. Chain Drives
8. Couplings
9. Gear, dan Gearing

Tujuan :
• meningkatkan pengetahuan dan wawasan para peserta, mengenai Komponen-Komponen Standar yang perlu dirawat di Industri, diantaranya; Anti-friction Bearing, Plain Bearing, Belt, Chain, Coupling, dan Gearing; Metode / Strategi Perawatan
• memahami pungsi pelumasan dan pencegah kebocoran, yaitu; Lubrication Oil, dan Oil Seal.

Durasi : 5 hari

________________________________________

MAINTENANCE OF TURBOCHARGER

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Turbocharger ini ditujukan bagi para Mekanik dan Technical Engineer yang bertugas untuk merawat mesin diesel industri dan turbocharger. Mesin Diesel Industri dan Turbocharger pada marine engine memegang peranan penting, bila kedua alat tersebut rusak maka bisa dipastikan operasional akan berhenti. Agar kedua alat tersebut dapat beroperasi terus maka perlu pengetahuan mengenai perawatan dan perbaikan Mesin Diesel dan Turbocahrger khususnya pada kondisi-kondisi darurat, sehingga produksi tidak mengalami shutdown. Dengan mengetahui perawatan dan perbaikan Mesin Diesel dan Turbocharger diharapkan umur layan kedua lat tersebut akan lama, dan bila ditemukan gangguan akan segera dapat diatasi sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Materi :
1. Pengertian Dasar Mesin Diesel.
2. Sistem Pelumasan, Pendingin dan Bahan Bakar Mesin Diesel.
3. Konstruksi Dasar dan Sistem Kelistrikan Mesin Diesel.
4. Sistem Kelistrikan Mesin Diesel.
5. Engine Tune Up Mesin Diesel.
6. Membongkar dan merakit Turbocharger.
7. Sistem Pendinginan dan Pelumasan Turbocharger.
8. Pompa Air.
9. Intercooler.
10. Heat Exchanger
11. Troubleshooting Turbocharger
12. Overhaul Turbocharger dan Intercooler.
13. Inspeksi dan Perbaikan Turbocharger.

Tujuan :
• meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai perawatan mesin diesel dan turbocharger; kostruksi, serta cara kerja mesin diesel maupun turbocharger
• mampu menganalisis penyebab suatu kerusakan pada mesin diesel dan turbocharger.
• membekali pengetahuan tentang teknik membongkar, memperbaiki dan memasang turbocharger.

Durasi : 5 hari
________________________________________
MAINTENANCE OF BELT CONVEYOR

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Belt Conveyor ini ditujukan bagi para teknisi pemeliharaan, operator dan supervisor yang mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam menjaga agar belt conveyor bekerja sebagaimana mestinya dalam sistem material handling serta para teknisi dan insinyur dari berbagai disiplin ilmu yang pekerjaan sehari-hari berkaitan dengan penggunaan belt conveyor dalam pengoperasian dan pemeliharaannya. Tidak dapat dibayangkan kerugian yang terjadi jika plant mengalami shutdown akibat belt conveyor rusak atau putus. Untuk itu penting sekali menjaga agar belt conveyor tetap dalam kondisi baik. Belt conveyor seringkali memberikan nilai ekonomis dan kepuasan sebagai metoda transportasi material seperti: material tambang, tanah, pasir, batu pecah, semen, beton segar, dan material lain dalam dunia industri. Semakin cepat dan menerus operasinya semakin besar kapasitas transportasi material.

Materi :
1. Sistim material handling.
2. Aplikasi umum belt conveyor
3. Komponen belt conveyor
4. Memasang belt pada conveyor
5. Menyambung belt (Splicing)
6. Loading and discharge
7. Belt suport
8. Belt cleaning
9. Teknik pemeliharaan dan operasi
10. Safety

Tujuan :
1. Memahami sistim material handling
2. Memahami sistim operasi belt conveyor
3. Memahami teknik-teknik pemeliharaan belt conveyor

Durasi : 5 hari

________________________________________
MAINTENANCE OF ELECTRICAL MOTOR

Pendahuluan :

Pelatihan Maintenance of Electrical Motor ini ditujukan bagi para teknisi pemeliharaan, operator dan supervisor yang mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam menjaga peralatannya yang menggunakan electrical motor agar bekerja sebagaimana mestinya dalam sistem peralatan tersebut. Banyak peralatan dalam industri yang dalam sistem penggeraknya menggunakan electrical motor. Jika electrical motornya mengalami kerusakan maka peralatan tersebut tidak akan dapat dipakai untuk operasional. Untuk itu pelatihan ini didisain bagi para insinyur dan teknisi untuk dapat merawat dengan benar electrical motor dan dapat memperbaiki jika terjadi kerusakan juga dapat memprediksi kerusakan kerusakan yang bakal terjadi sedini mungkin.

Materi :
1. AC Electrical motor construction.
2. Electrical motor maintenance in mechanic view
3. Electrical motor technical performance analysis
4. Electrical motor maintenance in mechanic view
5. Electrical motor maintenance in electric view
6. Electrical motor protection system maintenance
7. Electrical motor trouble shooting

Tujuan :
• Memahami konstruksi electrical motor
• Memahami teknik analisa kinerja electrical motor
• Memahami pemelihraan electrical motor dari kacamata elektrik maupun mekanik
• Memahami sistim proteksi pemeliharaan

Durasi : 5 hari

________________________________________
LECTRICAL DRAWING WITH COMPUTER PROGRAM

Pendahuluan :
Pelatihan Electrical Drawing with Computer Program ini ditujukan bagi para perencana atau mereka yang dipersiapkan menjadi perencana penggambaran elektrikal baik 2 dimensi maupun 3 dimensi menggunakan bantuan program AUTOCAD. Dengan memanfaatkan kemampuan drawing AutoCAD maka proses perencanaan gambar elektrik dan lain-lain akan dapat dengan mudah dilaksanakan.

Materi Pelatihan:
1. Dasar-dasar AutoCAD untuk penggambaran elektrikal: Introduction, Coordinat system, Cartesian system, Setup layer, Setup teks, Setup dimension, Setup utility.
2. Proses Penggambaran Elektrikal :
3. Lighting Layout and Detail Installation
4. Detail Installation of Receptacle Layout
5. Load Schedule Panel, Cable Size and Safety
6. Fire Detector Layout & Detail
7. Public Address Layout & Detail
8. Computer & Telephone Outlet Layout & Detail
9. A/C Split & Exhaust Fan Layout
10. Workshop dan Kunjungan Lapangan.

Tujuan :
• mampu merencanakan penggambaran elektrikal baik 2 dimensi maupun 3 dimensi menggunakan bantuan program AUTOCAD.
• dengan memanfaatkan kemampuan drawing AutoCAD maka proses perencanaan gambar elektrik dan lain-lain akan dapat dengan mudah dilaksanakan.

Durasi : 5 hari

________________________________________
ELECTRO PNEUMATIC & ELECTRO HYDRAULIC

Pendahuluan :

Pelatihan Electro Pneumatic & Electro Hydraulic ini ditujukan bagi para Foreman, Technical Assistance, Mechanics, dan tenaga lapangan lainnya yang bertugas untuk mengendalikan sistem electro-pneumatic dan electro-hydraulic. Melalui pelatihan ini para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai : nama, fungsi, simbol, cara kerja dan kemampuan masing-masing komponen pneumatik / hidrolik serta memahami Dasar Sistem Penggerak Mula, Diagram Kerja serta Diagram Langkah, Sistem Penjepit; Jembatan Bagi, Pengontrol Buka/Tutup, dan Aplikasi Sensor. Praktek instalasi-kerja Hidrolik, mengenai; Selang Waktu Kerja Pada 2 Silinder, Gerak Bolak Balik Silinder, Gerak Silinder Berbeban, dan Konveyor Pemindah.

Materi :
• Kriteria pemilihan sistem; Listrik/Elektronik, Pneumatik dan Hidrolik.
• Pengetahuan fungsi dan simbol komponen Pneumatik, dan Elektrik.
• Gambar diagram rangkaian Pneumatik dengan gerak kontrol mekanis.
• Kontrol Pneumatik dengan pengendali Mekanis/Elektris/ Elektronis.
• Sistem kontrol Elektro-pneumatik dengan metode; Intuitif, Cascade, dan Shift-register
• Pengetahuan fungsi dan simbol komponen Elektro-hidrolik.
• Aktuasi Silinder dan Sistem Kontrol Sekuensial.
• Rangkaian sistem hidrolik dengan pengendali elektrik/ elektronis.
• Metode Latching untuk urutan gerak aktuator.
• Praktek electro-pneumatic dan Praktek electro-hydraulic

Tujuan :
• memahami dasar sistem penggerak mula, diagram kerja serta diagram langkah, sistem penjepit; jembatan bagi, pengontrol buka/tutup, dan aplikasi sensor.
• dapat mempraktekkan instalasi-kerja hidrolik, mengenai; selang waktu kerja pada 2 silinder, gerak bolak balik silinder, gerak silinder berbeban, dan konveyor pemindah.

Durasi : 5 hari

________________________________________
DRAFTING & STRUCTURAL ANALYSIS FOR DESIGNER OF MANUFACTURING

Pendahuluan :

Pelatihan Drafting & Structural Analysis for Designer of Manufacturing ini ditujukan bagi para perencana dan pengawas yang bertugas melakukan penggambaran maupun pengawasan pada industri manufaktur. Dengan menggunakan program komputer maka perencanaan Industri Manufaktur akan lebih akurat, efisien dan tepat waktu sehingga bisa mengerjakan pesanan lebih cepat dari cara manual. Untuk itu diperlukan SDM yang memiliki kemampuan mengoperasikan peralatan digital tersebut agar dapat menggunakan peralatan secara optimal. Dengan memahami teknik-teknik penggambaran menggunakan program computer maka proses perencanaan dan analisa struktur pada industri manufaktur akan berlangsung cepat dan memiliki presisi yang tinggi. Kesalahan-kesalahan gambar dapat dihindari dan proses perbaikan gambar bisa langsung dalam program sehingga akan menghemat waktu dan biaya.

Materi :
• Konsep 3D dan pemodelan 3D
• Aplikasi CATIA dan User Interface
• Selecting & manifulate serta contextual
• Constraint geometry dan dimensi
• Status profile dengan sketch analysis
• Pressed-up feature dan transformation
• Solid model dari gambar 2 dimensi
• Assembly & generative drafting
• Generative part structural analysis
• Static analysis, Stresses and Displacement Analysis.
• Buckling analysis, Buckling load factor analysis.

Tujuan :
• Memahami struktur program CATIA untuk perencanaan indutri manufaktur
• Memahami teknik perencanaan insdustri manufaktur berbasis CATIA Programming
• Dapat menggambar 2D dan 3D dengan wire dan solid frame melalui program CATIA
• Dapat menganalisis kekuatan struktur rancangan melalui program CATIA

Durasi : 5 hari

________________________________________

PROGRAMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC)

Pendahuluan :

Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) ini ditujukan bagi para operator, pemelihara dan programmer peralatan industri yang menggunakan sistem kendali PLC. Programmable Logic Controller (PLC) merupakan system kendali dan otomatisasi pada peralatan-peralatan industri yang sudah maju. Termasuk diantaranya compressor pada merek-merek tertentu sudah menggunakan PLC. Bahasa pemrograman PLC sedikit berbeda dengan bahasa pemrograman pada microprocessor ataupun PC. Untuk itu sangat penting bagi operator memahami tentang bagaimana melakukan pemrograman agar jika terjadi trouble shooting mereka langsung dapat mengatasi.

Materi :
• Pengantar sistem kendali dan otomatisasi industri.
• Sensor dan aktuator
• Sistem kontrol kelistrikan pada motor-motor listrik
• Perangkat keras PLC
• Sistem logika digital
• Dasar-dasar pemrograman PLC
• Pemrograman dengan ladder diagram
• Pemrograman dengan logic diagram
• Simulasi kasus (workshop)

Tujuan :
• Memahami sistim kendali dan otomatisasi industri
• Memahami prinsip dasar pemrograman PLC
• Memahami pemrograman ladder diagram dan logic diagram

Durasi : 5 hari

________________________________________
PROTECTION OF INDUSTRIAL POWER SYSTEM

Pendahuluan :

Pelatihan Protection of Industrial Power System ini ditujukan bagi para praktisi pemeliharaan sistem kelistrikan industri atau mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemeliharaan sistem kelistrikan industry. Pelatihan ini ditujukan bagi para technical maintenance khususnya di bidang elektrikal untuk berbagai jenis industri di Indonesia. Pengamanan power system memegang peranan penting dalam menjaga agar jaringan listrik dan instalasi yang berada dalam sistem tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya sesuai standar kinerja yang telah ditetapkan.

Materi :
1. Pengamanan pada transformator tenaga :
a. relai bucholz
b. relai diferensial
c. relai arus lebih
d. relai gangguan tanah
e. relai gangguan terbatas.
2. Pengaman Generator :
a. pentanahan titik netral
b. pengaman terhadap gangguan hubung singkat antar fasa
c. pengaman terhadap gangguan hubung singkat ke tanah
d. pengaman terhadap gangguan internal.
3. Pengaman Motor :
a. pengaman terhadap gangguan hubung singkat
b. pengaman beban lebih
c. pengaman terhadap fasa tidak seimbang
d. pengaman terhadap fasa tidak seimbang
e. pengaman terhadap tegangan kurang

Tujuan :
• Memahami fungsi pengamanan pada industrial power system
• Memahami sistem pengamanan pada transformator tenaga
• Memahami sistem pengaman pada generator

Durasi : 5 hari

________________________________________
PIPE & PIPELINE TECHNOLOGY

Pendahuluan :

Pelatihan Pipe & Pipeline Technology ini ditujukan bagi para supervisor, field engineer dan tenaga lapangan lainnya. Dalam lingkungan pertambangan minyak bumi dan gas bumi peranan pipa sangat besar sekali pengaruhnya dalam menentukan operasional dan produktivitas tambang. Untuk pekerjaan pengeboran maupun distribusi minyak bumi dan gas memerlukan jenis pipa dengan karakteristik khusus yang mampu menahan tekanan tinggi baik dari dalam pipa maupun dari luar pipa. Selain itu dibutuhkan juga pengetahuan mengenai penggambaran pipa, penggambaran jalur pipa berikut simbol, pengujian pipa dan pemilihan pompa serta kompressor yang tepat.

Materi :
1. Gambar Site Plant, Flow Diagram, P&ID, dan Spool
2. Jenis Pipa, Flanges, Katup, Fitting, dan O’let
3. Simbol Perpipaan, dan metode penyambungan Perpipaan
4. Jenis, dan Simbol Katup
5. Dimensi-dimensi Pipa, Flanges, Katup, Fitting, dan O’let
6. Gambar Orthogonal, Isometrik, dan Gambar Spool Pemipaan
7. Penulisan Data pada jalur Pemipaan, dan perhitungan panjang Pipa
8. Penyangga Pemipaan Statik / Dinamik, dan Perlengkapan Penyangga
9. Alat Pengukur pada Instalasi Pemipaan, dan Sistem Tracing
10. Pengujian fisik Pemipaan, dan Korosi pada Pemipaan
11. Menentukan Debit, dan Penurunan Tekanan Fluida Non-kompresibel dalam Pipa
12. Menentukan Debit, dan Penurunan Tekanan Fluida Kompresibel dalam Pipa
13. Pompa, dan Kompresor

Tujuan :
• meningkatkan pengetahuan dan wawasan para peserta mengenai perpipaan, jenis pipa, komponen-komponen untuk kelengkapan instalasi pipa, termasuk cara menggambar dan membaca gambar flow diagram, p&id, dan spool.
• mampu menghitung dalam menentukan debit, penurunan tekanan operasi, serta memilih ukuran pipa.
• memiliki pengetahuan tentang perawatan sirkuit pemipaan, cara menguji pipa dan korosi serta pemeliharaan pompa dan kompresor.

Durasi : 5 hari
________________________________________

CORROSION CONTROL & CATHODIC PROTECTION

Pendahuluan :

Pelatihan Corrosion Control & Cathodic Protection ini ditujukan bagi Para praktisi yang menangani pekerjaan korosi dan proteksi katodik serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami permasalahan korosi dan proteksi katodik. Teknologi pengendalian korosi harus dipelajari terutama oleh praktisi yang meliputi bidang-bidang : aspek ekonomi (hitungan), bidang disain (struktur lepas pantai, struktur bangunan, pengelasan dan penyambungan, peralatan dan instrumentasi), metode (proteksi katodik dan anodik, pelapisan, inhibasi, dan bahan non logam), kontrol (pengujian, inspeksi dan monitoring). Bila suatu logam sudah terkorosi, maka membutuhkan biaya yang sangat besar untuk memperbaikinya. Karena itu dengan memahami prinsip dasar ilmu korosi dan memiliki pengetahuan proteksi, maka korosi dapat diminimalisasi sehingga tidak terjadi kerugian yang lebih besar baik ditinjau dari segi biaya maupun terganggunya operasional peralatan.

Materi :
1. Prinsip dasar korosi dan pengendalian korosi.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi korosi
3. Proses Anodik dan Katodik.
4. Prinsip Proteksi Katodik
5. Rancang bangun proteksi katodik
6. Aplikasi proteksi katodik pada jaringan pipa dan tangki (air atau minyak)

Tujuan :
• Memahami prinsip dasar korosi dan pengendalian korosi
• Mengetahui proses anodik, katodik dan proteksi katodik
• Memahami aplikasi proteksi katodik pada berbagai bidang pekerjaan

Durasi : 5 hari

________________________________________

MATERIAL HANDLING

Pendahuluan :

Pelatihan Material Handling ini ditujukan bagi para supervisor, field engineer dan tenaga lapangan lainnya yang bertugas untuk menangani material di lapangan . Dalam pekerjaan konstruksi dan pertambangan penggunaan alat berat adalah suatu hal yang tidak bisa dihindari, hal itu dikarenakan material yang dihasilkan merupakan material dalam jumlah banyak dan memerlukan alat berat baik untuk menggalinya maupun untuk memindahkannya. Agar pemindahan material tersebut bisa efektif, maka diperlukan metode khusus mengenai “Material Handling”. Untuk itu orang-orang yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam penanganan matrial ini perlu mengikuti pelatihan tentang “Material Handling”.

Materi :
1. Survey & Mobilisasi Alat Berat
2. Memahami Sifat Fisik Material
3. Pemilihan Alat-Alat berat
4. Fungsi dan Aplikasi Alat-Alat Berat & Attachment
5. Kapasitas Produksi Alat Berat
6. Metoda perhitungan kapasitas Produksi untuk :
a. Buldozer untuk Land Clearing
b. Buldozer untuk Dozing dan Ripping
c. Wheel Loader dan Dozer Shovel
d. Hydraulic Excavator
e. Highway Dump Truck
f. Motor Grader
g. Compactor
7. Perhitungan Biaya pemilihan dan Operasi Alat
8. Perhitungan Jumlah Alat dan Biaya Produksi

Tujuan :
• dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para peserta mengenai material handling untuk keperluan survey & mobilisasi, sifat fisik material, pemilihan alat berat dan fungsi attachment,
• dapat meningkatkan pengetahuan tentang kapasitas produksi, perhitungan biaya alat berat dan biaya produksi.

Durasi : 5 hari________________________________________

ADVANCED SURVEY & MAPPING (+PROGRAM AUTOMAP)

Pendahuluan :
Pelatihan Advanced Survey & Mapping ini ditujukan bagi para praktisi pemetaan, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemetaan. Pada masa sekarang ini berbagai alat pemetaan mulai dari yang manual sampai digital sudah banyak beredar di pasaran. Yang menjadi kendala di lapangan sesungguhnya bukan bagaimana menggunakan alat untuk mengambil data di lapangan, tetapi bagaimana mengolah data yang didapat di lapangan menjadi sebuah peta yang komunikatif. Dibeberapa instansi dan perusahaan antara orang yang mengambil data di lapangan dengan orang yang mengolah data lapangan menjadi peta merupakan bagian yang berbeda, sehingga seringkali terjadi kesalahan baca maupun kesalahan input yang menyebabkan peta jadi tidak akurat. Pelatihan ini akan memberikan solusi dimana bagian lapangan akan memberikan data berupa file kepada bagian pengolahan data, dengan file tersebut bagian pengolahan tidak lagi melakukan input secara manual sehingga kesalahan input maupun kesalahan baca dapat dihindari. Bagian pengolahan data dapat langsung mengolah file data dari lapangan menjadi sebuah peta digital dengan batuan program P5T.
Materi :
1. Penjelasan umum survey and mapping
2. Posisi Horisontal, Posisi Vertical, Penentuan Asimut, Pemetaan dan Stake Out
3. Pembahasan Aplikasi Program P5T untuk pengolahan data survey dan pemetaan digital
4. Pengolahan Data Kerangka Dasar (Polygon) dan Pengeplotan
5. Pengolahan Detail dan Pengeplotan
6. Transformasi Peta Digital
7. Editing Peta

Tujuan :
• Memahami prinsip dasar survey and mapping
• Mengetahui elemen-lelemen dasar peta untuk dibuat peta digital
• Mampu menggunakan program computer untuk mengolah data survey menjadi peta digital

Durasi : 5 hari
________________________________________

PROFILE CROSS SECTION & LONG SECTION (PROCAD 6)

Pendahuluan :
Pelatihan Profile Cross Section & Long Section ini ditujukan bagi para praktisi perencanaan jalan, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami cross section dan long section. Menggambar profil Cross Section & Long Section secara manual membutuhkan waktu yang sangat lama dan ketelitian yang sangat tinggi, melakukan kesalahan penggambaran sedikit saja akan fatal akibatnya karena harus mengulang dari awal. Kami mengembangkan Program Komputer PROCAD 06 sebagai aplikasi untuk penggambaran data pengukuran profil Long Section dan Cross Section. Cukup dengan memasukan data jarak antar patok maka computer akan langsung memproses data dan menggambar profil tersebut secara cepat. Dengan program aplikasi ini penggambaran profil Long Section dan Cross Section akan jauh lebih cepat dibanding dengan cara manual yang menggunakan program Autocad saja. Program aplikasi ini akan menggambar data profil hanya beberapa detik saja. Yang lebih hebat lagi jika terjadi kesalahan data maka akan dengan mudah dikoreksi karena menu program PROCAD 06 dibuat secara user friendly dan menu Bahasa Indonesia sehingga mudah untuk dipahami. Program aplikasi ini merupakan program tambahan yang dioperasikan lewat program Autocad, sehinga para pengguna Autocad yang terbiasa menggambar Profil dengan fasilitas yang ada di Autocad seadanya maka akan merasakan praktisnya dan cepatnya menggambar Profil dengan bantuan program aplikasi ini, karena hanya dengan memasukan data jarak dan tinggi pengguna bisa bisa menggambar dengan cepat dan tepat hanya beberapa detik saja tanpa harus menarik garis dan membuat teks gambar bisa diselesaikan dengan cepat. Program ini dapat dipergunakan untuk profil Jalan maupun profil Irigasi.
Materi :
1. Pengantar AutoCAD
2. Pembuatan Profil Long Section and Cross Section
3. Updating Peta dan Editing Peta
4. Transformasi Peta

Tujuan :
• Mengetahui Profil Long Section dan Cross Section
• Mampu membuat Long Section dan Cross Section dengan bantuan PROCAD6 secara cepat

Durasi : 5 hari

________________________________________

DIGITAL MAPPING LAND DESKTOP DEVELOPMENT (+PROGRAM AUTOMAP)

Pendahuluan :
Pelatihan Digital Mapping Land Desktop Development ini ditujukan bagi para praktisi pemetaan dijital, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemetaan dijital. Pelatihan digital mapping ini terutama ditujukan bagi mereka yang telah memiliki kemampuan dasar menggunakan peralatan survei pemetaan konvensional dan ingin ditingkatkan ke tingkat pemetaan digital. Mereka akan ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam digital mapping sehingga dapat melakukan survey pemetaan dengan sistem dijital serta dapat melakukan pengolahan data dengan perangkat komputer. Hal ini sesuai dengan tujuan perusahaan yaitu berorientasi kepada efisiensi dan efektifitas terutama dalam pekerjaan survei dan pemetaan. Para surveyor dan drafter yang sudah berpengalaman maupun belum berpengalaman wajib mengikuti pelatihan ini untuk tujuan peningkatan produktivitas kerja mereka.
Materi :
1. Persyaratan Pemetaan Digital
2. Model Pendataan dan Model Penggambaran Digital
3. Pengolahan Data Gambar Digital
4. Sistem Pengkodean dan Model Editing CAD
5. Model Penarikan Kontur, Penulisan Atribut Peta dan Transformasi Peta
6. Layout dan Pembagian Lembar Peta, Pengubahan Skala Plotting dan Pengubahan Data Analog ke Data Digital
7. Updating Peta
8. Pengolahan Data Lapangan

Tujuan :
• Mengenalkan elemen dan prinsip kerja alat ukur elektronik total station serta piranti lunaknya .
• Memberikan keterampilan tingkat dasar tentang ETS mulai dari pengukuran di lapangan, transfer data sampai mengeluarkan hasil dalam bentuk data numerik maupun gambar
• Mengenalkan adanya berbagai sistem CAD yang beredar di masyarakat serta perkembangannya
• Memberikan keterampilan tingkat dasar untuk penggambaran dengan piranti lunak AutoCad ataupun proses digitasi pada taraf dapat dikembangkan .

Durasi : 5 hari

________________________________________

AUTOCAD MAPPING (+ PROGRAM AUTOMAP)

Pendahuluan :
Pelatihan AutoCad Mapping ini ditujukan bagi para praktisi pemetaan dijital, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemetaan dijital. Pelatihan AutoCAD Mapping dirancang bagi mereka yang terlibat dalam pekerjaan survey dan pemetaan untuk ditingkatkan kemampuannya dalam sistem digital dan pengolahan data dengan perangkat komputer. Juga peningkatan kemampuan dalam hal melakukan dan melaksanakan penggambaran hasil pengukuran menjadi sebuah peta dengan menggunakan software AutoCAD. Bagi para surveyor dan drafter yang terlibat dalam pekerjaan survey dan mapping wajib mengikuti pelatihan ini untuk tujuan peningkatan kinerja mereka dan pencapaian tujuan efisiensi dan efektifitas perusahaan.

Materi :
1. Dasar-Dasar Pemetaan : Pengertian Peta, Metode Pemetaan, Tahap Pemetaan, Sistematika Pemetaan Terrestris, Sistematika Pemetaan Non terrestris, Metoda Pengolahan Peta.
2. Dasar-dasar Pemetaan Digital : Pengertian Dasar Data Grafik, Pembentukan Data Vektor, Gambaran Umum AutoCAD
3. Proses Pemetaan Digital dengan AUTOCAD MAP : Command-command AutoCAD untuk Proses Pemetaan, Sistematika Proses Pemetaan Digital, Updating Peta, Transformasi Peta, Crooping Peta.
4. Solusi Cepat dan Tepat : Proses Pengolahan Data Pengukuran dan Pemetaan Digital dengan Program Rekayasa AutoCAD “AutoMap” : Command-command autoCAD untuk Proses Pemetaan, Sistematika Proses Pemetaan Digital, Updating, Transformasi dan Crooping Peta, Perhitungan dan Pengeplotan Data Kerangka Dasar (Poligon), Penghitungan dan Pengeplotan Data Situasi Detail, Proses Penggambaran Data Pemetaan, Proses Penggambaran Countur.

Tujuan :
• Pemahaman aplikasi dasar AutoCAD
• Memahami perintah-perintah yang berhubungan dengan pemetaan
• Mampu melakukan penggambaran dengan AutoCAD
• Mampu membuat peta digital dengan bantuan program AutoMap
• Mampu melakukan updating peta manual ke digital menggunakan Program AutoMap

Durasi : 5 hari________________________________________
ADVANCED SURVEY & MAPPING (+PROGRAM AUTOMAP)

Pendahuluan :
Pelatihan Advanced Survey & Mapping ini ditujukan bagi para praktisi pemetaan, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemetaan. Pada masa sekarang ini berbagai alat pemetaan mulai dari yang manual sampai digital sudah banyak beredar di pasaran. Yang menjadi kendala di lapangan sesungguhnya bukan bagaimana menggunakan alat untuk mengambil data di lapangan, tetapi bagaimana mengolah data yang didapat di lapangan menjadi sebuah peta yang komunikatif. Dibeberapa instansi dan perusahaan antara orang yang mengambil data di lapangan dengan orang yang mengolah data lapangan menjadi peta merupakan bagian yang berbeda, sehingga seringkali terjadi kesalahan baca maupun kesalahan input yang menyebabkan peta jadi tidak akurat. Pelatihan ini akan memberikan solusi dimana bagian lapangan akan memberikan data berupa file kepada bagian pengolahan data, dengan file tersebut bagian pengolahan tidak lagi melakukan input secara manual sehingga kesalahan input maupun kesalahan baca dapat dihindari. Bagian pengolahan data dapat langsung mengolah file data dari lapangan menjadi sebuah peta digital dengan batuan program P5T.
Materi :
1. Penjelasan umum survey and mapping
2. Posisi Horisontal, Posisi Vertical, Penentuan Asimut, Pemetaan dan Stake Out
3. Pembahasan Aplikasi Program P5T untuk pengolahan data survey dan pemetaan digital
4. Pengolahan Data Kerangka Dasar (Polygon) dan Pengeplotan
5. Pengolahan Detail dan Pengeplotan
6. Transformasi Peta Digital
7. Editing Peta

Tujuan :
• Memahami prinsip dasar survey and mapping
• Mengetahui elemen-lelemen dasar peta untuk dibuat peta digital
• Mampu menggunakan program computer untuk mengolah data survey menjadi peta digital

Durasi : 5 hari
________________________________________
PROFILE CROSS SECTION & LONG SECTION (PROCAD 6)

Pendahuluan :
Pelatihan Profile Cross Section & Long Section ini ditujukan bagi para praktisi perencanaan jalan, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami cross section dan long section. Menggambar profil Cross Section & Long Section secara manual membutuhkan waktu yang sangat lama dan ketelitian yang sangat tinggi, melakukan kesalahan penggambaran sedikit saja akan fatal akibatnya karena harus mengulang dari awal. Kami mengembangkan Program Komputer PROCAD 06 sebagai aplikasi untuk penggambaran data pengukuran profil Long Section dan Cross Section. Cukup dengan memasukan data jarak antar patok maka computer akan langsung memproses data dan menggambar profil tersebut secara cepat. Dengan program aplikasi ini penggambaran profil Long Section dan Cross Section akan jauh lebih cepat dibanding dengan cara manual yang menggunakan program Autocad saja. Program aplikasi ini akan menggambar data profil hanya beberapa detik saja. Yang lebih hebat lagi jika terjadi kesalahan data maka akan dengan mudah dikoreksi karena menu program PROCAD 06 dibuat secara user friendly dan menu Bahasa Indonesia sehingga mudah untuk dipahami. Program aplikasi ini merupakan program tambahan yang dioperasikan lewat program Autocad, sehinga para pengguna Autocad yang terbiasa menggambar Profil dengan fasilitas yang ada di Autocad seadanya maka akan merasakan praktisnya dan cepatnya menggambar Profil dengan bantuan program aplikasi ini, karena hanya dengan memasukan data jarak dan tinggi pengguna bisa bisa menggambar dengan cepat dan tepat hanya beberapa detik saja tanpa harus menarik garis dan membuat teks gambar bisa diselesaikan dengan cepat. Program ini dapat dipergunakan untuk profil Jalan maupun profil Irigasi.
Materi :
1. Pengantar AutoCAD
2. Pembuatan Profil Long Section and Cross Section
3. Updating Peta dan Editing Peta
4. Transformasi Peta

Tujuan :
• Mengetahui Profil Long Section dan Cross Section
• Mampu membuat Long Section dan Cross Section dengan bantuan PROCAD6 secara cepat
Durasi : 5 hari
________________________________________
DIGITAL MAPPING LAND DESKTOP DEVELOPMENT (+PROGRAM AUTOMAP)

Pendahuluan :
Pelatihan Digital Mapping Land Desktop Development ini ditujukan bagi para praktisi pemetaan dijital, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemetaan dijital. Pelatihan digital mapping ini terutama ditujukan bagi mereka yang telah memiliki kemampuan dasar menggunakan peralatan survei pemetaan konvensional dan ingin ditingkatkan ke tingkat pemetaan digital. Mereka akan ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam digital mapping sehingga dapat melakukan survey pemetaan dengan sistem dijital serta dapat melakukan pengolahan data dengan perangkat komputer. Hal ini sesuai dengan tujuan perusahaan yaitu berorientasi kepada efisiensi dan efektifitas terutama dalam pekerjaan survei dan pemetaan. Para surveyor dan drafter yang sudah berpengalaman maupun belum berpengalaman wajib mengikuti pelatihan ini untuk tujuan peningkatan produktivitas kerja mereka.

Materi :
1. Persyaratan Pemetaan Digital
2. Model Pendataan dan Model Penggambaran Digital
3. Pengolahan Data Gambar Digital
4. Sistem Pengkodean dan Model Editing CAD
5. Model Penarikan Kontur, Penulisan Atribut Peta dan Transformasi Peta
6. Layout dan Pembagian Lembar Peta, Pengubahan Skala Plotting dan Pengubahan Data Analog ke Data Digital
7. Updating Peta
8. Pengolahan Data Lapangan

Tujuan :
• Mengenalkan elemen dan prinsip kerja alat ukur elektronik total station serta piranti lunaknya .
• Memberikan keterampilan tingkat dasar tentang ETS mulai dari pengukuran di lapangan, transfer data sampai mengeluarkan hasil dalam bentuk data numerik maupun gambar
• Mengenalkan adanya berbagai sistem CAD yang beredar di masyarakat serta perkembangannya
• Memberikan keterampilan tingkat dasar untuk penggambaran dengan piranti lunak AutoCad ataupun proses digitasi pada taraf dapat dikembangkan .

Durasi : 5 hari

________________________________________
AUTOCAD MAPPING (+ PROGRAM AUTOMAP)

Pendahuluan :
Pelatihan AutoCad Mapping ini ditujukan bagi para praktisi pemetaan dijital, para perencana, pelaksana, pengawas dan pemelihara serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemetaan dijital. Pelatihan AutoCAD Mapping dirancang bagi mereka yang terlibat dalam pekerjaan survey dan pemetaan untuk ditingkatkan kemampuannya dalam sistem digital dan pengolahan data dengan perangkat komputer. Juga peningkatan kemampuan dalam hal melakukan dan melaksanakan penggambaran hasil pengukuran menjadi sebuah peta dengan menggunakan software AutoCAD. Bagi para surveyor dan drafter yang terlibat dalam pekerjaan survey dan mapping wajib mengikuti pelatihan ini untuk tujuan peningkatan kinerja mereka dan pencapaian tujuan efisiensi dan efektifitas perusahaan.
Materi :
• Dasar-Dasar Pemetaan : Pengertian Peta, Metode Pemetaan, Tahap Pemetaan, Sistematika Pemetaan Terrestris, Sistematika Pemetaan Non terrestris, Metoda Pengolahan Peta.
• Dasar-dasar Pemetaan Digital : Pengertian Dasar Data Grafik, Pembentukan Data Vektor, Gambaran Umum AutoCAD
• Proses Pemetaan Digital dengan AUTOCAD MAP : Command-command AutoCAD untuk Proses Pemetaan, Sistematika Proses Pemetaan Digital, Updating Peta, Transformasi Peta, Crooping Peta.
• Solusi Cepat dan Tepat : Proses Pengolahan Data Pengukuran dan Pemetaan Digital dengan Program Rekayasa AutoCAD “AutoMap” : Command-command autoCAD untuk Proses Pemetaan, Sistematika Proses Pemetaan Digital, Updating, Transformasi dan Crooping Peta, Perhitungan dan Pengeplotan Data Kerangka Dasar (Poligon), Penghitungan dan Pengeplotan Data Situasi Detail, Proses Penggambaran Data Pemetaan, Proses Penggambaran Countur.

Tujuan :
• Pemahaman aplikasi dasar AutoCAD
• Memahami perintah-perintah yang berhubungan dengan pemetaan
• Mampu melakukan penggambaran dengan AutoCAD
• Mampu membuat peta digital dengan bantuan program AutoMap
• Mampu melakukan updating peta manual ke digital menggunakan Program AutoMap

Durasi : 5 hari
________________________________________
ENVIRONMENTAL IMPACT ANALYSIS (AMDAL) - (ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN)

Pendahuluan :

Pelatihan Environmental Impact Analysis (AMDAL) ini ditujukan bagi para praktisi penanganan dampak lingkungan serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami analisis dampak lingkunan kerja maupun industri. Teknologi berwawasan lingkungan merupakan slogan yang seharusnya menyadarkan kita bahwa kegiatan industri yang kita selenggarakan dengan berbasis teknologi harus bebas dari pencemaran akibat limbah yang ditimbulkan kegiatan industri tersebut. Fenomena yang dihadapi saat ini adalah bahwa air sungai dekat lingkungan industri berwarna-warni bak pelangi akibat menerima buangan air limbah industri. Ironisnya pada musim penghujan membanjiri sawah-sawah di sekitarnya. Alhasil beras yang dihasilkan dari sawah tersebut berwarna-warni bak pelangi pula. Ini merupakan ilustrasi singkat mengapa kita perlu mempelajari bagaimana mendapatkan lingkungan yang sehat bebas dari bahan buangan beracun (B3). Lingkungan terdiri dari air, tanah dan udara. Tanah yang tercemar mengakibatkan tanaman akan mati atau buah yang dihasilkan menjadi beracun dan berbahaya. Air sungai yang tercemar akan mengakibatkan ikan-ikan mati. Udara yang tercemar akan terhisap ke dalam paru-paru dan sangat membahayakan

Materi :
1. Sistem Manajemen Mutu Lingkungan
2. Kebijakan Lingkungan Hidup di Indonesia
3. Keterlibatan Masyarakat Dalam Proses AMDAL
4. Integritas AMDAL Dalam Siklus Proyek
5. Jenis-Jenis AMDAL (AMDAL Tunggal, AMDAL Terpadu, AMDAL Kawasan dan AMDAL Lahan Basah)
6. Komponen-Komponen AMDAL
7. Metode Prakiraan Dampak
8. Metode Evaluasi Dampak Teknik Pengumpulan dan Analisis Data
9. Teknik Penyusunan AMDAL

Tujuan :
• Memahami Sistem Manajemen Mutu Lingkungan ISO-14000
• Memahami Kebijakan Lingkungan di Indonesia
• Memahami Prosedur Analisis Dampak Lingkungan
• Memahami Dokumen AMDAL, Proses AMDAL dan Metoda Pendugaan dan Evaluasi Dampak
• Memahami Manajemen dan Analisis pengelolaan kualitas lingkungan
• Memahami teknik penyusunan AMDAL

Durasi : 5 hari
________________________________________

ENVIRONMENTAL ASSESSMENT & AUDIT

Pendahuluan :

Pelatihan Environmental Assessment & Audit ini ditujukan bagi para praktisi penanganan dampak lingkungan serta mereka yang terlibat atau berminat mendalami analisis dampak lingkungan kerja maupun industri. Semua sektor industri melakukan pemantauan lingkungan untuk menjamin polusi dapat ditekan seminim mungkin. Meningkatnya kesadaran lingkungan pada tahun 1990 diperlukan engineer khusus dengan ilmu baru. Dampak polusi saat ini mulai dirasakan mengganggu segala aktivitas. Pelatihan Environmental Audit memberikan manfaat kepada peserta untuk melakukan audit sendiri di lingkungannya sehingga dampak yang timbul dapat dicegah sedini mungkin. Pelatihan Environmental Audit dirancang untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) pada perusahaan yang mewaspadai potensi sumber polusi dan kontaminasi dari lingkungan industri.

Materi :
1. Standar Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14000
2. Metode Pengkajian Aspek Teknik Lingkungan
3. Deskripsi Keadaan Fisik Lingkungan
4. Evaluasi Sistem Produksi dan Timbulan Limbah
5. Inventarisasi dan pengkajian emisi-efluen
6. Aspek Keselamatan Kerja dan Implikasi Lingkungan
7. Studi Kasus dan Aplikasi Audit Lingkungan

Tujuan :
• Memahami standar manajemen lingkungan
• Memahami metode pengkajian aspek lingkungan
• Memahami deskripsi fisik lingkungan dan evaluasi sistem produksi dan timbulan limbah
• Memahami teknik inventarisasi dan pengkajian emisi-efluen serta aspek keselamatan kerja

Durasi : 5 hari

________________________________________
WASTEWATER TREATMENT TECHNOLOGY (IPAL)

Pendahuluan :

Pelatihan Wastewater Treatment Technology (IPAL) ini ditujukan bagi para perencana, pelaksana dan pengawas pekerjaan di lingkungan industri yang wajib menguasasi teknik dan instalasi pengolahan limbah. Dengan metode diskusi kelompok, studi kasus dan studi lapangan yang dibimbing instruktur yang fakar dibidangnya diharapkan setelah selesai mengikuti pelatihan ini dapat menentukan teknik dan instalasi yang tepat untuk diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.

Materi :
1. Manajemen Teknologi Limbah Industri
2. Sistem Pengolahan Limbah Cair secara fisika
3. Sistem Pengolahan Limbah Cair secara kimia
4. Sistem Pengolahan Limbah Cair secara biologi
5. Perencanaan dan Pengendalian IPAL
6. Site Visit dan Studi Kasus Lapangan

Tujuan :
• Memahami prinsip manajemen teknologi limbah industri
• Memahami sistem pengolahan limbah cair secara fisika, kimia maupun biologi
• Memahami sistem pengolahan limbah gas pada industri petrokimia dan petroleum
• Memahami perencanaan dan pengendalian IPAL melalui site visit

Durasi : 5 hari

________________________________________
AIR POLLUTION MONITORING - (PEMANTAUAN POLUSI UDARA)

Pendahuluan :

Pelatihan Air Pollution Monitoring ini ditujukan bagi para perencana, pelaksana dan pengawas pekerjaan di lingkungan industri yang wajib menguasai teori dan praktek pengendalian sumber polusi udara dengan penekanan pada pengendalian sumber pencemaran dan operasi peralatan dan parameter disain, serta evaluasi sistem kendali. Dengan metode diskusi kelompok, studi kasus dan studi lapangan yang dibimbing instruktur yang pakar di bidangnya diharapkan setelah selesai mengikuti pelatihan ini dapat menentukan teknik dan instalasi yang tepat untuk diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.

Materi :
1. Penerapan dan Permasalahan Metode Pengukuran Kualitas Udara
• Permasalahan dan Kendala Utama
• Perilaku dan Sifat Kimiawi Unsur Atmosferik
• Tujuan Sampling dan Analis
• Penerapan Pengamatan Kualitas Udara
• Titik-titik Pemantauan
2. Perilaku zat Pencemar Udara di Atmosfer
• Pembagian Lapisan Atmosfir dan Komposisi udara bersih di troposphere
• Klasifikasi dan karakteristik Zat Pencemar Udara
3. Teknik Pengukuran Gas Buang dari Cerobong
• Maksud dan Tujuan Pengukuran
• Metode Pendekatan
• Tahapan Kerja Pengukuran Gas Buang dari Cerobong
• Satuan Konversi dan Pengukuran Parameter Internal
• Pengukuran Emisi Partikulat dari Gas Buang dari Cerobong
• Pengukuran Gas Pencemar dalam Cerobong
4. Praktek Laboratorium Kualitas Udara

Tujuan :
• Memahami metode pengukuran kualitas udara
• Memahami teknik pengukuran gas buang dari cerobong
• Memahami teknik dan instalasi yang tepat untuk mengendalikan polusi udara

Durasi : 5 hari

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar