Senin, 23 Februari 2015

Interogasi dan Investigasi Fraud



Interogasi dan Investigasi Fraud

Fraud adalah suatu perbuatan melawan/melanggar hukum yang dilakukan oleh orang/orang-orang dari dalam dan/atau dari luar organisasi, dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau kelompoknya yang secara langsung atau tidak langsung merugikan pihak lain. Pengetahuan dan penguasaan mengenai fraud auditing menjadi keperluan setiap eksekutif keuangan dan eksekutif perusahaan lainnya yang menginginkan perusahaannya terus maju dan berkembang sesuai yang telah direncanakan.
Fraud Auditing (Audit Kecurangan) adalah salah satu tehnik audit untuk menginvestigasi terjadinya kecurangan dalam operasional, transaksi serta penggunaan aset perusahaan/organisasi. Auditor Internal memegang peranan penting untuk menginvestigasi dan mencegah terjadinya fraud (Kecurangan), untuk memperoleh hasil optimal maka dibutuhkan auditor yang kompeten dalam melakukan Fraud Auditing & Investigasi. Investigasi dibutuhkan untuk mendapatkan berbagai bukti, berupa pernyataan kesaksian, penulisan laporan, hal tersebut sangat membantu auditor dalam pendeteksian dan pencegahan tindak kecurangan. Investigasi biasanya dilakukan dalam sebuah team yang terdiri dari berbagai keahlian dalam bidang hukum, finansial, dan investigator profesional. Perencanaan dan persiapan yang baik  ialah faktor penting dalam investigasi, misalnya apa yang diputuskan oleh organisasi untuk melakukan investigasi.

Materi :
1.            Pendahuluan
a.       Pengertian dan Klasifikasi Fraud
b.      Faktor-Faktor yang Mendorong Terjadinya Kecurangan (Fraud)
c.       Pengertian Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
2.            Fraud Auditing
a.      Pengertian Fraud Auditing
b.      Prinsip-prinsip Fraud Auditing
c.       Hubungan Fraud Auditing dengan Financial Auditing
d.      Peranan Fraud Auditor
e.      Risiko Audit dalam Mendeteksi Fraud
3.            Forensic Accounting
a.      Pengertian Forensic Accounting
b.      Arah Kerja Akuntan Forensik
c.       Prasyarat sebagai Akuntan Forensik
d.      Hubungan Antara Forensic Accounting dengan Fraud Auditing
e.      Langkah dan Pendekatan Audit dalam Fraud/Forensic  
4.            Tahapan dan Teknik Fraud Audit
a.    Penelaahan Informasi dan Deteksi adanya Fraud
b.    Persiapan Audit
c.     Pelaksanaan Audit
d.    Pelaporan Hasil Audit
5.            Persiapan Investigasi
a.       Gambaran Permasalahan Yang Akurat.
b.      Objektivitas Investigasi.
c.       Ruang Lingkup, Objektif Dan Strategi Investigasi Yang Akan Digunakan.
d.      Deskripsi Investigasi Awal Yang Rinci.
e.      Batasan Atau Perencanaan Waktu.
6.            Mengumpulkan Dan Menangani Bukti
a.       Mengumpulkan Bukti.
b.      Menangani Bukti.
7.            Melakukan Wawancara
a.       Struktur Wawancara
8.            Menyusun Laporan Investigasi
a.       Laporan Penilaian
b.      Rencana Investigasi.
c.       Laporan Perkembangan Investigasi
d.      Laporan Akhir Investigasi, terdiri dari : •                Permasalahan. •Deskripsi Kasus.•Kronologi Kasus.•Flow Chart Kasus.•Bentuk Penyimpangan Yang Terjadi.•     Kesimpulan.•Rekomendasi.
9.            Barang Bukti Yang Bisa Disertakan

Peserta :
Fraud Auditor, Auditor Internal serta senior Auditor yang ingin menambah pengetahuan yang tentang investigasi keuangan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar