Minggu, 08 September 2013

TRAINING KIMIA - Teknik Preparasi Contoh untuk Analisis Logam dengan AAS (Atomic Absorption Spectroscopy ) dan ICP (Induktif Coupled Plasma)



CHEMICAL ENGINEERING TRAINING :
Teknik Preparasi Contoh untuk Analisis Logam dengan AAS  (Atomic Absorption Spectroscopy ) dan ICP (Induktif Coupled Plasma)

Kualitas suatu produk seringkali dinyatakan dalam bentuk sertifikat hasil pengujian produk yang bersangkutan. Untuk menjamin bahwa kualitas produk tersebut memenuhi regulasi atau standar, diperlukan data yang valid dan terjamin keabsahan hasil ujinya.
Penentuan logam secara AAS biasanya meliputi teknik preparasi contoh, yang biasanya dilakukan untuk melarutkan contoh, memisahkan matriks contoh, maupun memekatkan analit di dalam contoh sehingga dapat terdeteksi oleh AAS tersebut. Preparasi contoh ini merupakan tahapan analisis yang amat penting karena dari preparasi tersebut akan dihasilkan larutan untuk kemudian diukur dengan AAS. Jadi, tahap preparasi contoh ini akan sangat menentukan validitas hasil uji yang diperoleh.
Induktif Coupled Plasma (ICP) yang termasuk ke dalam Spektroskopi Atomik adalah sebuah teknik analisis yang digunakan untuk mendeteksi jejak logam dalam sampel dan untuk mendapatkan karakteristik unsur-unsur yang memancarkan gelombang tertentu.Inductively Coupled Plasma (ICP) merupakan instrumen yang digunakan untuk menganalisis kadar unsur-unsur logam dari suatu sampel dengan menggunakan metode spektorfotometer emisi. Spektrofotometer emisi adalah metode analisis yang didasarkan pada pengukuran intensitas emisi pada panjang gelombang yang khas untuk setiap unsur. Bahan yang akan dianalisis untuk alat ICP ini harus berwujud larutan yang hornogen. Ada sekitar 80 unsur yang dapat dianalisa dengan menggunakan alat ini.

MATERI
1.    Atomic Absorption Spectrophotometry (Teknik Flame dan Graphite Furnace).
2.    Metoda destruksi/pelarutan contoh dalam metode AAS.
·         Metode Dry Ashing.
·         Acid Digestion/Open Vessel.
·         Microwave Digestion.
3.    Sumber-sumber kontaminasi dalam Analisis Trace Elements.
4.    Kelebihan Dan Kekurangan Metode ICP
5.    Prinsip kerja ICP : Preparasi Sampel, Nebulisasi, Desolvasi/ Volatisasi, Atomisasi, Eksitasi/ Emisi, Deteksi/ Pemisahan.
6.    Proses pendispersian cahaya pada ICP.
7.    Aplikasi :
·         Menggabungkan ICP dengan Atomic Emission Spektroskopi
·         Menggabungkan ICP dengan Spektrometri Massa
8.    Aplikasi dalam Analisis Lingkungan

PESERTA
Personil Penguji, Analis Laboratorium Dan Penyelianya, Manajer Teknis Laboratorium Penguji.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar