Senin, 11 Maret 2013

EFFECTIVE INVENTORY MANAGEMENT




EFFECTIVE INVENTORY MANAGEMENT
Meningkatkan customer service

Market yang berkembang, demand yang tidak pasti, variasi produk (SKU) yang makin banyak dengan quantity order yang sedikit, mendorong perusahaan untuk memikirkan strategi inventory yang tepat sehingga service level tetap terjaga namun inventory cost tetap rendah.

Pelatihan ini membahas strategi & teknik manajemen inventory untuk industri manufacture & jasa dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dengan merujuk best practice yang digunakan perusahaan kelas dunia


 Pelatihan ini sangat penting bagi: 
  • Manufacturing Manager
  • Production Planner
  • Material Manager
  • Logistic Manager
  • Material controller
  • Master scheduler
  • Warehouse manager
  • Finance/accounting manager

Tujuan, Manfaat & Sasaran:
  • Memahami kaitan strategi manufacturing dan inventory
  • Demand planning vs inventory
  • Memahami customer requirement & inventory
  • Logistic vs inventory

Materi pelatihan
Pengantar
  • Jenis inventory
  • Fungsi inventory
  • Kenapa inventory diperlukan
  • Cost yang terkait dengan inventory

Outline
  1. Manufacturing strategy & inventory:
    1. Make to stock
    2. Make to order
    3. Assemble to order
  2. Customer requirement & your KPI
    1. Memahami kebutuhan customer anda
    2. Information sharing dengan customer
    3. Product life cycle & control your inventory
  1. Safety stock
    1. Bagaimana menentukan service level & safety stock
    2. Faktor selain safety stock yang menyebabkan overstock
  1. Sales & inventory
    1. Konflik internal
    2. Demand planning
    3. Sales & operation plan kunci memenuhi kebutuhan customer
    4. Other source of demand
  1. Logistic & inventory
    1. Lokasi distribusi & inventory
    2. Stock out & transportation cost
    3. Akurasi stock
    4. How to handle unmoved inventory

Metode pelatihan
Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan. Dan beberapa kasus best practice perusahaan MNC.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar