Kamis, 21 Januari 2016

Evaluasi Dan Identifikasi Kegagalan Sebuah Pelatihan : Suatu Upaya Melakukan Perbaikan Berkelanjutan



Evaluasi Dan Identifikasi Kegagalan Sebuah Pelatihan : Suatu Upaya Melakukan Perbaikan Berkelanjutan
Belajar dari kesalahan dalam menyelenggarakan sebuah pelatihan dapat meningkatkan efektifitas sebuah pelaksanaan pelatihan baik yang diselenggarakan secara in house maupun public. Dengan demikian kemampuan pengelola SDM dalam mengevaluasi sebuah pelaksanaan pelatihan dapat digunakan sebagai sebuah alat (tools) yang membantu manajemen untuk mengetahui apakah akan mengulang kesalahan pada pelaksanaan pelatihan berikutnya (proses improvement), sehingga investasi yang dikeluarkan dalam bentuk biaya pelatihan dapat dipastikan akan memberikan “return” maksimal bagi perusahaan
Para pengelola HR selama ini lebih banyak berbicara tentang manfaat sebuah pelatihan secara kualitatif, dengan gaya bahasa yang umumnya hanya dimengerti oleh orang-orang HR. Sehingga manajemen tidak dapat secara pasti menilai apakah pelatihan yang dilaksanakan berdampak positif atau bahkan kontraproduktif. Agar dapat membantu manajemen dalam mengambil keputusan strategis tentang penyelenggaraan program pelatihan maka sudah saatnya pengelola dan praktisi HR dapat menampilkan data dan informasi tentang manfaat dan dampak sebuah pelatihan secara kuantitatif dengan menggunakan “bahasa manajemen” yang lebih mudah dipahami.

Metode Pelatihan :
Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan
Outline :
  1. Mitos Vs Realita Dalam Pelatihan
  2. Apa Yang Akan Dievaluasi Dalam Pelatihan
  3. Merencanakan Evaluasi
  4. Data/Informasi Yang Diperlukan Sebelum, Saat Dan Sesudah Pelatihan
  5. Metoda Mengumpulkan Data Evaluasi
  6. Bagaimana Menganalisa Data Dan Informasi
  7. Konversi Data Dalam Nilai Yang Terkuantifikasi
  8. Menyajikan Laporan Kepada Manajemen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar