Jumat, 11 Desember 2015

TEKNIK INVESTIGASI FRAUD BERBASIS NLP



TEKNIK INVESTIGASI FRAUD BERBASIS NLP

FRAUD – menurut Oxford Dictionary : “is criminal deception; the use of false represen­ta­tions to gain an unjust advantage” – adalah ancaman yang sangat serius bagi perusahaan modern. Penyakit termaksud dapat menimpa perusahaan apapun tanpa memperduli-kan skala bisnisnya. Berbeda dengan varian pendahulunya, dewasa ini corporate fraud telah raud Auditing (Audit Kecurangan) adalah salah satu tehnik audit untuk menginvestigasi terjadinya kecurangan dalam operasional, transaksi serta penggunaan aset perusahaan/organisasi.
Auditor Internal memegang peranan penting untuk menginvestigasi dan mencegah terjadinya fraud (Kecurangan), untuk memperoleh hasil optimal maka dibutuhkan auditor yang kompeten dalam melakukan Fraud Auditing & Investigasi.
Investigasi dibutuhkan untuk mendapatkan berbagai bukti, berupa pernyataan kesaksian, penulisan laporan, hal tersebut sangat membantu auditor dalam pendeteksian dan pencegahan tindak kecurangan.
NLP (Neuro Linguistic Programming) adalah salah satu tehnik komunikasi bawah sadar yang dapat digunakan oleh auditor dalam melakukan Fraud Auditing & Investigasi. Dengan metode NLP aktifitas Fraud Auditing & Investigasi jauh lebih mudah dan optimal, karena auditor menggunakan metode komunikasi bawah sadar sehingga lebih mudah menggali informasi yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi kecurangan,
Fraud Auditing & Investigasi Berbasis NLP  adalah program pelatihan  yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi auditor dalam melakukan audit dan investigasi dengan aplikasi NLP (Neuro Linguistic Programming)

Objectives :
Setelah mengikuti training ini, peserta ditargetkan :
  1. Memahami bahwa fraud merupakan bahaya latent yang mengancam setiap perusahaan tanpa kecuali
  2. Memahami peran kontrol internal dalam mengelola ancaman fraud
  3. Memahami anatomi fraud
  4. Mampu melakukan vulnerability assessment organisasi terhadap ancaman fraud dan mengambil langkah perbaikan
  5. Mampu merekonstruksi skenario desepsi/kebohongan yang terjadi
  6. Mampu mendesain dan melakukan wawancara investigasi berbasis NLP
  7. Mampu mengenali berbagai bentuk pola kalimat yang digunakan untuk mengaburkan permasalahan dan mengcounternya
  8. Mampu mengembangkan pertanyaan-pertanyaan yang bersahabat namun secara bawah sadar, sangat menekan subyek wawancara
  9. Mampu mengidentifikasi desepsi/kebohongan

Outline Materi :
  1. Introduksi : Keamanan Korporat dan Fraud
  2. Pengendalian Internal dan Fraud
  3. Anatomi Fraud
  4. Vulnerability Assessment
  5. Penanganan Dokumen
  6. Teknik Mengidentifikasi Desepsi Fraudster
  7. Persiapan mendesain dan melakukan wawancara investigasi berbasis NLP
  8.  Berbagai bentuk pola kalimat yang digunakan untuk mengaburkan permasalahan dan mengcounternya
  9. Mengembangkan pertanyaan-pertanyaan yang bersahabat namun secara bawah sadar, sangat menekan subyek wawancara
  10. Role play
  11. Diskusi dan Tanya jawab

Peserta : Security Manager, HR&GA Manager, Legal Manager, Risk Management Manager, Personnel Manager, Internal Auditor, Internal Control, Personil lain yang terkait dengan penanganan fraud dalam perusahaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar