Senin, 21 Januari 2013

Pemeliharaan Pompa Lumpur Dalam Operasi Pemboran



Pemeliharaan Pompa  Lumpur Dalam Operasi Pemboran

Pompa lumpur memiliki fungsi vital dalam fungsinya sebagai alat sirkulasi utama pada operasi pemboran. Tidak dapat dipungkiri apabila keberadaannya menjadi hal yang sangat membutuhkan perhatian. Oleh karenanya perlu diperhatikan mengenai cara pengoperasian dan penerapan  pemeliharaan yang tepat agar pompa memiliki umur pakai lebih lama.
Penggunaan peralatan yang tepat dalam segi pengoperasian dan disesuaikan dengan fungsinya akan meningkatkan umur pakai dari peralatan tersebut. Di samping itu, untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam penggunaannya, seperti halnya peralatan yang lain, pompa lumpur harus memperoleh perawatan dan pemeliharaan yang memadai. Pemeliharaan pada pompa ini meliputi pemeliharaan pada saat operasi dilaksanakan maupun sedang dalam kondisi idle.

Materi :
1.    Interpretasi data & informasi Pompa
2.    Sistem operasi pompa
3.    Fungsi bagian-bagian pompa  : Liner, Piston, Piston rod, Liner cover, Discharge valve, Packing, Suction dampener, Discharge line, Discharge  pulsation  dampener, Discharge valve manifold, Pressure relief valve, Suction line, Charging pump.
4.    Pemeliharaan pompa  : Preventive maintenance, Scheduled maintenance, Breakdown maintenance
5.    Gangguan operasi dan cara penanganannya  :
·         Tekanan dan kapasitas pompa berkurang
·         Pompa tidak bisa menghisap cairan
·         Beban pompa terlalu berat
·         Getaran pompa yang berlebihan

Peserta :
Operator pompa dan bagian perawatan, atau bidang-bidang lain yang membutuhkan pengetahuan mengenai pemeliharaan pompa pada umumnya’





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar