Jumat, 15 Februari 2013

How to Write Job Description



How to Write Job Description

Penting uraian pekerjaan tidak perlu lagi dipertanyakan. Uraian pekerjaan merupakan uraian tertulis yang menunjukkan hasil kerja akhir dari setiap pemegang jabatan. Uraian pekerjaan yang ditulis dengan benar akan memberikan manfaat bagi penentuan gaji, manajemen kinerja, perencanaan kebutuhan SDM, rekrutmen dan seleksi, pelatihan, perencanaan karir, golongan dan berbagai manfaat lain.
Namun, berdasarkan observasi kami, banyak perusahaan -kecil-besar, nasional bahkan multinasional- memiliki uraian pekerjaan yang ditulis dengan tidak benar, sehingga berbagai manfaat dari uraian pekerjaan tidak dapat di realisasikan
Atas dasar ini, kami merancang program penulisan urain pekejaan dengan sasaran, setelah mengikutinya, peserta akan mampu menulis uraian pekerjaan sendiri.

Manfaat Lain

  • Mengetahui berbagai manfaat dari uraian pekerjaan di perusahaan
  • Dapat membedakan uraian pekerjaan yang benar dan tidak benar
  • Mengetahui latar belakang penulisan uraian pekerjaan di organisasi
  • Mengetahui bagaimana menurunkan uraian pekerjaan menjadi KPI
  • Belajar langkah-demi langkah penulisan uraian pekerjaan.
Agenda:
  1. Pendahuluan/latarbelakang
    • Sasaran Pelatihan
    • Harapan Peserta.
  2. Uraian Pekerjaan: Definisi
  3. Mengapa Uraian Pekerjaan Perlu?
  4. Prosedur Umum Penulisan Uraian Pekerjaan
  5. Siapa yang Bertanggungjawab Menulis Uraian Pekerjaan
  6. Format Uraian Pekerjaan
  7. Langkah-langkah Menulis Uraian Pekerjaan
    • Informasi Pendahuluan
    • Tujuan Utama Jabatan
    • Latihan
    • Dimensi
    • Tanggungjawab Utama Jabatan
    • Struktur Organisasi
    • Latihan
    • Hubungan  Kerja  
    • Pengambilan Keputusan
    • Ukuran Keberhasilan
    • Kualifikasi Mutlak
    • Kualifikasi Ingin

Target Peserta

  • Manajer SDM
  • Manajer Pelatihan dan Pengembangan
  • Staf yang bertanggungjawab dalam penulisan uraian pekerjaan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar