Kamis, 28 Februari 2013

Medical Communication Skills



Medical Communication Skills
Latar Belakang
Di era informasi saat ini, yang ditandai dengan begitu bebasnya setiap orang untuk mendapatkan akses informasi apapun, maka setiap orang akan menuntut kualitas pelayanan. Tak terkecuali di dunia kesehatan. Dasar terpenting dari pelayanan adalah komunikasi yang baik / efektif.
Begitupun di dunia kesehatan, kemampuan komunikasi yang baik menjadi bagian yang tak terpisalkan dari keahlian klinis itu sendiri. Khususnya Dokter dengan Pasien, dan umumnya interkasi lain yang relevan dengan praktik kesehatan.
Melalui komunikasi yang baik, pasien merasa tenang dan aman ditangani oleh dokter sehingga akan patuh menjalankan petunjuk dan nasihat dokter karena yakin bahwa semua yang dilakukan adalah untuk kepentingan dirinya. Pasien percaya bahwa dokter tersebut dapat membantu menyelesaikan masalah kesehatannya.
Tujuan dari komunikasi efektif antara dokter dan pasiennya adalah untuk mengarahkan proses penggalian riwayat penyakit lebih akurat untuk dokter, lebih memberikan dukungan pada pasien, dengan demikian lebih efektif dan efisien bagi keduanya (Kurtz,1998).
Oleh karena itu berbagai upaya untuk meningkatkan keahlian komunikasi para pelaksana kesehatan, baik Dokter, Farmakolog, Bidan, Laboratorian Medis dan Perawat menjadi sangat penting.

Manfaat
Memahami pentingnya keahlian komunikasi dalam pelayanan kesehatan sebagai bagian integral dari keahlian klinis itu sendiri.
Mampu mempraktikan komunikasi yang baik dalam kegiatan kerja sehari – hari, sehingga kualitas pelayanan kesehatan akan semakin meningkat dan secara nyata dirasakan oleh setiap pasien.

Materi Bahasan
  1. Fakta & Tantangan Layanan Kesehatan
  2. Pengertian Medical Communication
  3. Sifat & Syarat Komunikasi
  4. Ruang Lingkup Medical Communication
  5. Komunikasi Dokter - Pasien
  6. Proses & Model Komunikasi
  7. Internal Noise
  8. Eksternal Noise
  9. Hambatan Komunikasi
  10. Hambatan Sosiologis
  11. Hambatan Antropologis
  12. Hambatan Psikologis
  13. Indikator Keberhasilan Komunikasi
  14. Pada Pasien yang meninggal
  15. Pada Pasien yang sembuh
  16. Efek Plasebo & HADO
  17. Therapeutic Relationship



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar